Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Maju Pilkada Solsel, Yulian Efi Mundur Jadi Sekda

Kamis, 24 September 2020 | 08:39 WIB Last Updated 2020-09-24T01:39:02Z
Mantan Sekda Solsel H.Yulian Efi dilepas oleh sejumlah Asisten dan OPD di depan teras kantor bupati Solok Selatan.



Solsel, fajarharapan.id - Rabu (23/9) merupakan hari terakhir bagi H Yulian Efi menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan (Solsel). 


Hari ini beliau menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai orang nomor satu dijajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dikabupaten Solsel sekaligus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). 


Penyerahan surat pengunduran diri diserahkan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesra Fidel Efendi, serta penyerahan memori jabatan kepada Asisten Perekonomian Putra Nusa.


Beberapa pejabat dan ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Solsel tampak hadir ruang pertemuan Tansi Ampek, dilantai dua Kantor bupati setempat untuk menggelar acara perpisahan. 


Perpisahan berlangsung sederhana dan singkat, dalam suasana penuh keakraban. Acara pertemuan itu dimulai dengan jamuan makan siang, sebelum acara ramah tamah dilakukan.


Pria kelahiran 18 November 1966 yang merupakan anak ke-4 dari 6 bersaudara itu terlihat memberikan sambutan setelah semuanya selesai menikmati santap siang.


"Saya meletakkan jabatan dan mundur sebagai ASN, karena maju sebagai calon wakil bupati di Pemilihan Kepala Daerah. Saya mohon pamit dan minta maaf kepada semua jajaran di Pemkab Solsel, terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam tugas selama ini,"ujarnya.


Pria kelahiran Rawang, Muaro Labuah ini, menjalani pendidikan SD di SD Center yang sekarang merupakan SD 05 Pasar Muaro Labuah tamat tahun 1980. Selanjutnya meneruskan pendidikan di 

SMP 2 Muara Labuah tamat 1983 dan

SMA 1 Muaro Labuah tamat 1986.


Lalu melanjutkan pendidikan Strata satu di Sekolah Tinggi Manajemen Ilmu komputer lulus tahun 1992. Untuk strata dua dilanjutkan setelah Menjadi ASN dan tamat tahun 2001.


Lelaki yang hobi main tenis dan badminton ini, lulus sebagai CPNS tahun 1993 di Pemda Agam. Selanjutnya menjalankan karir di Dinas PU Provinsi Sumbar hingga ke kantor gubernur pada Bidang Pusat Data dan Elektronik (PDE) dan Biro Humas. 


Selepas itu, pasca pemekaran kabupaten Solsel ditahun 2004, dia memilih mengabdi ke kampung halaman untuk mengabdi dan mendapati posisi sebagai kepala Tata Usaha Dinas Pekerjaan Umum Solsel. 


Berbagai posisi penting dijabat oleh Yulian Efi sebelum jabatan terakhir sebagi Sekdakab, yaitu, Kabid Fisik Bappeda Solsel, Kabag Ekbag, Kepala Kantor KPUP, Kadis Koperindag, Kepala BPBD, Kepala ESDM dan Kepala BKD.


"Itu perjalanan karir saya sebagai ASN, sebelum saya memilih pensiun sebelum waktunya. Maju pada Pilkada sudah menjadi keputusan untuk lebih bisa mengabdi bagi Solok Selatan,"ungkapnya.


Menurutnya, setelah manjadi ASN, dia memutuskan berkeluarga pada 1995 dan menikah dengan perempuan yang bernama Betti Mulyani. Dari pernikahan itu dia dikaruniai dua orang putri Yaitu Annisa Maha Yube dan Rihhadatul Aisya Tube.


Dia mengatakan, pengabdiannya di Solsel di mulai pada 3 maret 2004, menjadi ASN di Pemkab Solsel. Pada saat itu termasuk pak Fidel Efendi (Asisten I) , Erwin Ali (Ikut menjadi Cabup), Evi Thomas, Yolni, Ernita Jumarni serta teman teman lainnya.


Selanjutnya semenjak 2014, ia dipercaya menjadi Sekretaris Daerah Kab. Solok Selatan hingga hari ini (2020), atau selama 7 tahun.


"Saya sudah mengabdi menjadi ASN selama lebih kurang 27 tahun, sebelum memutuskan pensiun lebih awal karena ikut kontestasi Pilkada. Jika ditambah dengan masa honor, total 30 tahun sudah mengabdi,"sebutnya.


Dia menyebutkan, dalam kehidupan ini, perjalanan karir tidak ada yang tahu. Kehidupan dan keberkahan ini kita serahkan kepadaNYA dan kita hanya bisa berusaha dan terus melakukan untuk yang terbaik.


"Dalam bekerja itu kita harus fokus, jangan setengah-tengah. Loyalitas juga seperti itu,"katanya.


Selama 16 tahun bertugas dan mengabdi di Solsel, ia berpesan agar 1 inovasi, selalu ditinggalkan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seperti saat di Koperindag, dia berhasil memindahkan pasar Muaro Labuah ke tempat baru, lalu pendirian awal BPBD.


Kemudian saat menjadi Sekdakab Solsel mampu meraih Wajar Dalam Pengecualian (WDP) dan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 


"Tapi keberhasilan ini semua berkat kerja keras semua pihak untuk membawa Solsel lebih baik," tuturnya.


Dia mengatakan, dalam perjalanan menjadi pejabat di Pemkab Solsel, tentu ada kesalahan dan kekhilafan, kadang mungkin ada muncul marah, lupa menegur sapa.  "Untuk itu, kami mohon dimaafkan," ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa, setiap pekerjaan yang diamanahi adalah bagaikan mata air bagi kita, yang harus kita jaga sebaik-baiknya.


"Selamat bertugas kepada semua pejabat di Pemkab Solsel, saya mohon pamit, mohon doa restunya,"katanya.


Usai meletakan jabatan, H Yulian Efi langsung menyerahkan mobil dinas, seluruh aset dan administrasi yang dipakai menjadi Sekdakab.


Pada kesempatan itu, dia berpesan kepada semua jajaran ASN untuk netral dan jangan terlibat politik.


"Saya menghimbau kepada ASN untuk netral, jangan terlibat. Patuhi semua aturan yang telah ditetapkan,"pungkasnya. (Abg)

×
Berita Terbaru Update