Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kedes Kesurupan, Acara Ramah Tamah TMMD Indramayu Heboh

Kamis, 24 September 2020 | 08:19 WIB Last Updated 2020-09-24T01:19:18Z
.


Jabar, fajarharapan.id - Acara Pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 109 yang di selenggarakan di Desa Gantar Kecamatan Gantar Indramayu Jawa Barat menjadi heboh lantaran seorang Kepala Desa (Kuwu) diduga kesurupan mahluk gaib. 


Acara ramah - tamah pembukaan TMMD 109 dengan menyelenggarakan pentas seni Jaipongan, yang digelar di Desa Gantar pada Selasa (22/9/2020) dihadiri oleh Plt. Bupati Kabupaten Bandung H. Taufik Hidayat yang sekarang sudah ditetapkan KPU sebagai Paslon wakil Bupati Indramayu mendampingi calon Bupati Kabupaten Indramayu Daniel Muttaqin Pilkada 2020 dan Kepala Desa Gantar Manan.


Peristiwa ini viral di sosial media dan menghebohkan masyarakat Indramayu khususnya masyarakat Desa Gantar Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu. Dalam video itu terlihat Kades (Kuwu) Desa Gantar Kesurupan dan Plt. Bupati Taufik Hidayat beserta yang hadir dari TNI serta Polisi nampak kebingungan.


fajarharapan.id (Jawa Barat) melakukan investigasi ke lapangan Rabu (24/9/2020) terkait peristiwa tersebut. Didapat dari berbagai sumber masyarakat Desa Gantar Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Konon para penonton pun ikut histeris dan ada juga yang ketakutan karena Manan mengeram bagaikan suara Maung (Macan).


"Awal kejadiannya itu ketika Plt. Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat sampai di kediaman Kuwu Kanan bersama rombongan anggota TNI TMMD. Sebagai kata sambutan kesenian Jaipongan dari Karawang mengalunkan tembang bertajuk Wangsit Siliwangi dan dipentaskan dengan tarian" ucap Mang Sarmin (57) warga desa Gantar.


Menurut mang Sarmin (57) tembang Wangsit Siliwangi itu sangat sakral, kemungkinan kurangnya sesajen pada sa'at diselenggarakan pentas seni jaipong oleh panitia. Seharusnya tembang Wangsit Siliwangi tidak dengan tarian cukup sair nya saja, bagi penganut dan orang yang percaya akan hikayah Wangsit Siliwangi bisa mempengaruhi daya pikir. Sehingga dengan mudah roh halus masuk ke raga orang tersebut, dan tidak sadarkan diri.


"Kiwari geus Gumelar putra Pajajaran anyar wawangina Sumebar sejagad raya kawentar Ampuh simpuh tur sabar kasatriaan wiwitan Nyukcruk galur kancandraan Siliwangi keur pananggeuhan" ini salah satu syair ucap Sarmin.


Sangat beruntung Kuwu Manan segara dapat tersadarkan, dan tidak merhasil meraih sebilah keris yang terselip pada belakang pinggul penari sinden jaipong. Karena dicegah oleh sejumlah anggota TNI, oleh salah satu dari mereka seakan membaca mantera lalu Kuwu Manan lunglai dan kembali sadar.


Kuwu Manan sendiri ketiak para penari sinden jaipong pentas dan melantunkan lagu bertajuk Wangsit Siliwangi tiba - tiba hilang kesadaran dan bergegas menghampiri sinden. "Alhamdulillah saya dapat disadarkan dan saya atas nama pribadi mohon ma'af kepada masyarakat serta kepada bapak TNI dan Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat atas peristiwa itu" ungkap Manan. (M. Yadi).

×
Berita Terbaru Update