Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hari Ini Dibuka Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang VII

Kamis, 03 September 2020 | 23:00 WIB Last Updated 2020-09-03T16:00:02Z
(ilustrasi)
Jakarta, fajarharapan.id - Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja mengatakan pendaftaran peserta Kartu Prakerja gelombang VII telah dibuka pada hari ini, Kamis (3/9/2020).

Head Of Communication Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan total kuota yang disediakan pada pendaftaran kali ini sebanyak 800 ribu orang, atau sama dengan gelombang VI.

"Pendaftaran gelombang VII sudah dibuka tadi siang pukul 12.00 WIB dengan kuota 800 ribu," ujarnya, Kamis (3/9/2020).

Kuota tersebut telah dinaikkan dari sebelumnya di kisaran 200 ribu hingga 300 ribu orang pada gelombang I-III. Pekan lalu, PMO baru saja merampungkan pendaftaran untuk gelombang VI sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar calon peserta sukses mendaftar. Salah satunya, ketelitian.

Ia menyebut banyak dari pendaftar gugur karena faktor salah input data diri. Padahal, kesalahan dapat dengan mudah dihindari jika peserta jeli dan melakukan pengecekan ulang sebelum mengirim mendaftar.

Oleh karena itu, ia menyarankan peserta untuk teliti dan tak terburu-buru. Selalu cek kembali nomor induk kependudukan (NIK) yang diinput. Sebab, jika salah maka konsekuensinya peserta dinyatakan gugur.

"Error message banyak yang salah ketik, jadilah pekerja yang teliti. Jangan buru-buru enter (masukkan) dan pastikan," katanya lewat video conference beberapa waktu lalu.

Selain itu, ia juga menyebut salah satu kunci keberhasilan adalah memastikan alamat email yang didaftarkan valid dan aktif. Sebab, setelah pendaftaran calon peserta akan dihubungi lewat email yang didaftarkan tersebut.

Juga, dianjurkan untuk mengunggah foto yang cukup jelas untuk keperluan verifikasi. Foto identitas diri harus cukup jelas, terang, dan tidak kabur. Disarankan untuk mengambil foto dengan pencahayaan yang cukup baik sehingga pendaftaran yang diajukan dapat diproses.

Tak hanya itu, faktor penentu lainnya ialah memastikan foto yang diunggah sesuai dengan persyaratan yaitu tegak lurus. Pastikan wajah tampak jelas, pandangan mata lurus menghadap kamera atau tidak menyamping dan tidak ditutupi topi atau kacamata.

Untuk program ini, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp20 triliun. Nantinya, setiap peserta yang mengikuti program Kartu Prakerja akan mendapatkan total insentif bantuan pelatihan sebesar Rp3,55 juta. 


Dana itu terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50 ribu untuk tiga kali. (*)
×
Berita Terbaru Update