Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

BPN Peringati Hantaru, Ini Pesan Menteri Agraria

Jumat, 25 September 2020 | 07:38 WIB Last Updated 2020-09-25T00:39:54Z

.


Padang, fajarharapan.id -  Badan Pertanahan Nasional (BPN) peringati Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru), Kamis (24/9/2020).


Peringatan itu mengambil tema, Transformasi Digital Tata Ruang dan Pertanahan Menuju Digitalisasi Melayani yang Profesional dan Terpercaya. 


Tema ini dapat menjadi motifasi bagi insan- insan pertanahan dalam usaha meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan dan tata ruang secara modern.


Pelayanan tersebut berdadasarkan standar profesional, sehingga mampu nenghasilkan kerja yang berkualitas, tepat waktu dan mendapat kepercayaan dari masyarakat yang dilayani.


Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Syofyan A Djalil, mengemukan hal itu, dalam pidato nya, pada upacara peringatan Hantaru atau Undang- undang Pokok Agraria (UUPA) ke-60, secara Virtual di Aula Prona Lantai 7, Kementrian ATR/BPN, Kamis (24/09/2020).


Di tengah Pandemi Covid-19 yang telah memberi dampak multidimensi terhadap berbagai sektor, namun berkat kinerja insan- insan pertanahan yang tetap mematuhui protokol kesehatan, maka Kementerian ATR/BPN, berhasil mendaftarkan lebih kurang dari 24 juta bidang tanah.


Angka ini melebihi separuh dari produk selama 55 tahun sejak Undang Undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor Tahun 1960 lahir, seluas 44 juta bidang tanah.


Dengan demikian  Menteri ATR/Kepala BPN Syofyan A Djalil, memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada baik insan- insan pertanahan, baik dari pemerintah maupun Kementrian ATR/ BPN.

 

Tahun 2020 ini merupakan tahun ke-4, dari pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sehingga kita perlu mengevaluasi dan mengetahui, baik dari segi kelebihan, kelemahan dan kekurangan kita selama ini.


Dari total 24 juta bidang tanah tersebut, lebih dari 3 juta bidang tanah sudah berstatus K4 (tanah tanah yang sudah memiliki sertifikat tetapi perlu perbaikan informasi pada peta) yang telah didaftarkan dan diharapkan Tahun 2025 nanti, seluruh bidang tanah di Indonesia sudah didaftarkan, ujar Menteri ATR/Kepala BPN Syofyan A Djalil.


Selain pencapaian PTSL, juga ada  perubahan yang signifikan, terutama dalam Struktur Organisasi Kementerian ATR/BPN dan

diharapkan perubahan itu dapat mewujudkan tata kelola kelembagaan yang kompetitif dari seluruh aspek manajemen operasional.


"Perubahan ini juga diharapkan dapat mengatasi kendala pekerjaan sehingga nanti nya dapat berjalan lebih cepat, efektif dan efisien," imbuh Sofyan.


Ada pun prioritas lain yang tengah dikerjakan Kementerian ATR/BPN yakni Reforma Agraria yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.


Reforma Agrria ini juga untuk mempermudah dan mempercepat pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan dapat meningkatkan daya beli masyarakat.


Di tengah pandemi Covid- 19 ini, jajaran pertanahan, selaku pelayan publik, agar bisa memberikan pelayanan dengan baik serta mematuhi standar dan protokol kesehatan, sehingga aman bagi yang memberikan pelayan dan aman pula bagi masyarakat yang mendapat peyanan.


Usai upacara peringatan Hantaru  2020 secara Virtual itu, Kakanwil BPN Propinsi Sumatera Barat Syaiful, didampingi Kepala Bidang Hubungan Hukum Meiven Indra mengatakan, tahun 2020 ini, jajaran Kanwil BPN Propinsi, Kantor BPN Kabupaten dan Kota mengerjakan beberapa program yang terkait dengan kepentingan umum.


Pekerjaan PTSL, retribusi tanah, pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol, kepentingan irigasi dan pelayanan kepada masyarakat yang bersifat penerimaan bukan pajak.


Pekerjaan PTSL di Sumatera Barat, sampai Kamis (24/9/2020) dengan target 59.000.952 bidang, realisasi nya telah mencapai 112 persen peta bidang tanah atau yang telah diukur.


Ia mengakui, penerbitan sertifikatnya, memang agak tersendat, karena, kearifan lokal yang terkait dengan  status tanah ulayat.


Realisasi pekerjaan PTSL secara keseluruhan, baik dari segi kuantitas maupun  kualitas telah mencapai 70, 97 % dan diharapkan akhir tahun 2020 ini, bisa tercapai 100 persen.(Rony Dz)



×
Berita Terbaru Update