Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ridwan Kamil Ajukan Diri Jadi Relawan Uji Vaksin Covid 19 Sinovac

Selasa, 04 Agustus 2020 | 01:00 WIB Last Updated 2020-08-03T18:00:09Z
(Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil)
Bandung, fajarharapan.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajukan diri jadi relawan uji vaksin covid-19 dari Sinovac, China. 

Ia bahkan mengklaim para pimimpinan dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar juga siap jadi relawan uji vaksin pada manusia itu.

Emil, sapaan Ridwan, mengatakan para pimpinan di Jabar sedang merumukan hal tersebut.
 
"Jika tidak ada halangan dari unsur kesehatan pribadi, maka saya dan Forkopimda akan menjadi relawan untuk pengetesan vaksin," kata Emil dalam konferensi pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (3/8/2020).

Menurut Emil, inisiatif pimpinan di Jabar ini akan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan menambah keyakinan bahwa uji vaksin yang dilakukan oleh BUMN PT Bio Farma akan berjalan dengan lancar.

"Kalau pimpinannya juga melakukan, Insya Allah rakyatnya juga akan meyakini proses (uji klinis) vaksin ini berjalan dengan lancar," ucapnya.

Dia melaporkan, hingga kini pendaftaran relawan vaksin sudah mencapai 500 orang dari total 1.600 orang yang dibutuhkan. Untuk itu, Emil terus mengajak warga di usia 20 tahun hingga 59 tahun untuk turut serta menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19.

Proses uji klinis vaksin Covif-19 Sinovac fase ketiga ini akan berjalan selama enam bulan atau hingga akhir 2020. Jika berjalan lancar, rencananya vaksin Sinovac akan mendapat izin edar dan diproduksi massal di awal 2021.

Sambil menunggu tahapan uji klinis tersebut, Emil meminta masyarakat untuk terus mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun demi memutus rantai penularan Covid-19.

"Perjalanan masih panjang karena pengetesan vaksin ini akan berlangsung sampai akhir tahun. Sambil menunggu enam bulan itu tiba, maka pengetesan dan kedisiplinan memakai masker adalah cara untuk mengurangi persebaran," katanya.

Terkait penerapan sanksi bagi warga Jabar yang tidak menggunakan masker di ruang publik, denda akan mulai diberlakukan minggu ini. Emil mengatakan bahwa sebelum denda diterapkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan membagikan masker sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

"Maka minggu ini pendendaan sudah akan dimulai dan akan dilakukan oleh Satpol PP dibantu Kepolisian dan TNI," kata Ridwan Kamil. (*)

×
Berita Terbaru Update