Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Rabu Sore Rupiah Melemah ke Rp14.677 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2020 | 23:00 WIB Last Updated 2020-08-26T16:00:03Z
(ilustrasi)
Jakarta, fajarharapan.id - Nilai tukar rupiah bertengger di posisi Rp14.677 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Rabu (26/8/2020) sore. Posisi tersebut melemah 0,19 persen dibandingkan perdagangan Selasa (25/8/2020) sore di level Rp14.649 per dolar AS.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.636 per dolar AS atau melemah tipis dibandingkan posisi kemarin yakni Rp14.632 per dolar AS.

Sore ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak melemah terhadap dolar AS. Dolar Taiwan melemah 0,03 persen, won Korea Selatan melemah 0,14 persen, peso Filipina melemah 0,04 persen, ringgit Malaysia melemah 0,03 persen dan baht Thailand melemah 0,03 persen sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Sebaliknya, yen Jepang menguat 0,17 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen, rupee India menguat 0,03 persen, dan yuan China menguat 0,35 persen.

Senada, mayoritas mata uang di negara maju juga mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,05 persen, dolar Australia melemah 0,19 persen, dolar Kanada melemah 0,3 persen, dan franc Swiss melemah 0,25 persen.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah hari ini dipengaruhi kekhawatiran pasar terhadap proyeksi melambatnya pertumbuhan permintaan barang tahan lama AS pada Juli.

Hal itu menyusul laporan indeks kepercayaan konsumen AS untuk Agustus, yang turun ke level terendah sejak Mei 2014.

Seperti diketahui, indeks kepercayaan konsumen Conference Board (CB) AS untuk Agustus turun ke level 84,8, level Data pada Rabu malam diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan pesanan barang tahan lama AS melambat pada bulan Juli, menyusul laporan kepercayaan konsumen AS untuk Agustus, yang turun ke level terendah sejak Mei 2014 - menyoroti kekhawatiran pembuat kebijakan tentang ekonomi.

Indeks kepercayaan konsumen Conference Board (CB) bulan Agustus turun ke 84,8, level terendah sejak Mei 2014 karena tingginya pengangguran yang disebabkan Covid-19. "Angka tersebut jauh lebih rendah dari perkiraan 93, yang disiapkan oleh Investing.com, dan juga lebih rendah dari pembacaan Juli 91,7 persen," kata Ibrahim lewat keterangan tertulisnya.

Karena itu lah, permintaan barang tahan lama AS pada Juli diprediksi melambat dengan pertumbuhan 4,3 persen month to month (mtm) atau dibandingkan Juni yang tumbuh 7,6 persen.

Sementara dari sisi internal, pasar masih menunggu pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Kamis (27/8/2020) sore mengenai kelanjutan masa transisi PSBB yang berakhir pada 27 Agustus 2020.

"Keputusan ini sangat penting karena kuartal ketiga tinggal menyisakan 1 bulan lagi dan ini juga sangat menentukan bagi pertumbuhan ekonomi yang saat ini mengalami stagnasi dikarenakan konsumsi masyarakat yang terus menurun," imbuhnya.

Dalam perdagangan sore ini, menurut Ibrahim, rupiah ditutup melemah 28 poin di level Rp14.677 sementara dalam perdagangan hari Kamis mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun menguat tipis di level 10-25 ponit atau pada rentang Rp14.650-14.800 per dolar AS. (*)
×
Berita Terbaru Update