Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pemerintah Lanjutkan Proyek Ibu Kota Baru 2021

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 01:00 WIB Last Updated 2020-08-14T18:00:01Z
(ilustrasi ibu kota baru Indonesia)
Jakarta, fajarharapan.id - Pemerintah tetap melanjutkan megaproyek ibu kota baru di Kalimantan Timur meski kebijakan tahun depan fokus pada pengendalian pandemi covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan pihaknya masih melanjutkan finalisasi master plan pembangunan ibu kota baru tersebut.

"Ibukota negara masih proyek yang sifatnya standby. Tahun ini kami selesaikan masterplan dan detailed plan-nya," ujar Suharso dalam video conference, Jumat (14/8/2020).

Menurut Suharso, pemerintah juga tetap akan melakukan pembangunan infrastruktur dasar. Terutama yang berada di kota-kota penyangga calon IKN.

"Beberapa kegiatan yang sifatnya infrastruktur dasar akan disiapkan khususnya yang terkait dengan kota-kota seperti Samarinda dan Balikpapan," imbuh Suharso.

Seperti diketahui, lokasi ibu kota baru yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo terletak sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kertanegara dan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pemindahan ibu kota negara ini telah melakukan kajian matang.

Diperkirakan total dana yang dibutuhkan untuk memindahkan ibu kota sekitar Rp486 triliun. Mayoritas dana akan dipenuhi menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yakni 54 persen atau mencapai Rp265,2 triliun sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Kemudian dana khusus dari swasta sebesar 26,2 persen dari total kebutuhan dana atau sebesar Rp127,3 triliun. Pemerintah hanya akan mengalokasikan dana sebesar Rp93,5 triliun atau 19,2 persen dari jumlah dana yang dibutuhkan. (*)

×
Berita Terbaru Update