Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PBSI Gelar Simulasi Jelang Piala Thomas dan Uber 2020

Kamis, 20 Agustus 2020 | 20:00 WIB Last Updated 2020-08-20T13:00:06Z
(ilustrasi)

Jakarta, fajarharapan.id - Persatuan Bulu Tangkis Indonesia ( PBSI) akan menggelar simulasi Piala Thomas dan Uber bertajuk PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020. 

Simulasi Piala Thomas dan Uber 2020 dijadwalkan dihelat di pelatnas Cipayung, pada 1-10 September 2020. Ajang simulasi tersebut akan dimulai dengan simulasi Piala Thomas pada 1-3 September, lalu dilanjutkan Piala Uber yang akan dilangsungkan pada 8-10 September 2020. 

Simulasi ini digelar bertujuan untuk mempersiapkan para pemain yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber 2020 di Aarhus, Denmark, 3-10 Oktober mendatang. 

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Susy Susanti, pembagian grup disesuaikan dengan penilaian dari kekuatan masing-masing individu. 

"Pembagian pemain dilakukan berdasarkan penilaian bersama tim pelatih. Kami mengatur agar keempat grup punya kekuatan yang imbang," kata Susy Susanti, sebagaimana dikutip pada kompas.com.

"Misalnya, satu grup punya ganda dengan peringkat tertinggi, maka grup itu tidak akan ada pemain tunggal yang rankingnya paling tinggi juga," ujarnya. "Melihat pembagian grup, akan sulit memperkirakan siapa juaranya. 

Karena kekuatannya bisa dibilang merata." "Pemilihan tunggal dan ganda ketiga pun tetap kami pertimbangkan agar merata semuanya," tutur Susy Susanti. PBSI benar-benar mempersiapkan simulasi ini sehingga para pemain bisa mendapatkan atmosfer bertanding di turnamen beregu Piala Thomas dan Uber. 

Pada simulasi ini terdapat empat grup yang akan saling bersaing untuk memperebutkan posisi teratas. Tim dengan nilai kemenangan terbanyak akan keluar sebagai juara. Sistem yang sama juga berlaku pada simulasi Piala Uber. 

Satu tim terdiri dari tujuh pebulu tangkis yang terdiri dari tiga tunggal dan dua pemain ganda. Adapun simulasi Piala Thomas dan Uber 2020 ini menawarkan hadiah sebesar Rp 100 juta untuk tim pemenangan dan Rp 50 juta untuk runner-up. 

Berikut jadwal dan pembagian tim di simulasi Piala Thomas dan Uber 2020: 
Piala Thomas 
1. Rajawali (Jonatan Christie, Karono, Bobby Setiabudi, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Yeremia Erich Yoche Rambitan/Pramudya Kusumawardhana) 

2. Banteng (Shesar Hiren Rhustavitio, Gatjra Pilian Fiqihilahi Cupu, Yonathan Ramlie, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, M.Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama) 

3. Harimau (Chico Aura Dwi Wardoyo, Firman Abdul Kholik, Christian Adinata, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Amri Syahnawi) 

4. Garuda (Anthony Sinisuka Ginting, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, Syabda Perkasa Belawa, Leo Rolli Carnando/Daniel Marthin, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana).

Piala Uber 
1. Banteng (Ruselli Hartawan, Choirunnisa, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Amalia Cahaya Pratiwi/Rachel Allessya Rose) 

2. Garuda (Gregoria Mariska Tunjung, Stephanie Widjaja, Aisyah Sativa Fatetani, Yulfira Barkah/Febby Valencia Diwjayanti Gani, Jesita Putri Miantoro/Lanny Tria Mayasari) 

3. Rajawali (Fitriani, Saifi Rizka Nur Hidayah, Komang Ayu Cahya Dewi, Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Tryola Nadia/Melani Mamahit) 

4. Harimau (Putri Kusuma Wardani, Asty Dwi Widyaningrum, Bilqis Prasista, Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah, Agatha Imanuela/Nita Violina Marwah). (*)




×
Berita Terbaru Update