Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hari Ini Empat Nakes di Sumbar Terkonfirmasi Positif Covid 19

Senin, 24 Agustus 2020 | 23:00 WIB Last Updated 2020-08-24T16:00:03Z
(ilustrasi)

Padang, fajarharapan.id - Di provinsi Sumbar pada hari Senin (24/8/2020) terjadi penambahan 26 orang warga yang dinyatakan positif covid-19. Dari jumlah tersebut 4 orang berasal dari Kota Padang 12 orang, Kabupaten Tanah Datar 2 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 2 orang, Kabupaten Padang Pariaman 8 orang dan Kota Pariaman 2 orang.

Menurut data dari gugus tugas penanganan Covid-19 Sumbar dari 26 orang tersebut, empat di antaranya merupakan tenaga kesehatan. Tiga orang tenaga kesehatan berasal dari Kota Padang. 


Yakni dua wanita masing masing berusia 22 tahun warga Jati yang diduga terpapar dari pekerjaan, saat ini ditangani dengan isolasi mandiri sementara. Seorang wanita 39 tahun warga Lapai diduga terpapar dari pekerjaan dan saat ini  dirawat di RS Yos Sudarso Padang.

Satu lagi tenaga kesehatan yang menjadi korban penularan Covid-19 adalah perawat asal Kabupaten Pesisir Selatan yang diduga terpapar setelah kembali dari Batam Kepulauan Riau. Perawat 24 tahun tersebut kini ditangani dengan isolasi mandiri sementara sebagaimana dikutip pada republika.co.id.

Dengan tambahan 26 kasus positif covid-19 di Sumbar hari ini, total kasus di Sumbar sudah sebanyak  1.658 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Penanaganan  Covid-19 Sumbar Jasman Rizal merinci dari  1.658 kasus, sebanyak 139 orang dirawat di berbagai rumah sakit rujukan, isolasi mandiri 351 orang, isolasi di fasilitas Pemda 15 orang, isolasi di BPSDM 49 orang, meninggal dunia 49 orang dan sudah sembuh 1.055 orang. 


"Hari ini ada penambahan sembuh 12 orang setelah dua kali konversi negatif," kata Jasman.

Pihaknya meminta semua warga Sumbar agar terus mematuhi protokol kesehatan supaya tidak tertular Covid-19. 


Warga diharapkan selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan selalu memakai masker. "Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," katanya. (*)
×
Berita Terbaru Update