Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

2 Buronan Kakap Diciduk dalam Sebulan

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 13:00 WIB Last Updated 2020-08-01T06:00:10Z
(ilustrasi)

Jakarta, fajarharapan.id - Dalam waktu sebulan ini, dua buronan kakap yang merugikan negara hingga triliunan rupiah diciduk.

Diketahui keduanya sudah belasan tahun dicari aparat hukum dan selama ini tinggal di luar negeri.
Menko Mahfud MD pun mengungkap rahasia yang membuat para tersangka tak berkutik saat penangkapan.

Maria Pauline Lumowa, pemilik PT Gramarindo Mega Indonesia akhirnya dibawa pulang ke Tanah Air dari serbia pada (9/7/2020).

Buronan tersebut membobol kas Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun.
Diketahui Maria sudah kabur dari Indonesia menuju Singapura pada September 2003, sebulan sebelum dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh tim khusus bentukan Mabes Polri.

Dengan kata lain, Maria sudah buron hampir 17 tahun.
Keberhasulan Indonesia memboyong Maria Pauline Lumowa lebih karena lobi politik.

Sebab terpidana ini sudah berstatus warga Belanda dan Serbia tidak punya perjanjian ekstradisi dengan Indonesia.
Setelah Maria, buron kakap lainnya yang baru-bari ini diciduk adalah Djoko Tjandra.

Djoko Tjandra diketahui sudah buron selama 11 tahun atas kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali.

Pemilik nama lengkap Joko Soegiarto Tjandra ini ditangkap di Malaysia pada Kamis (30/7/2020).

Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. 

Djoko Tjandra dijemoput dari Malaysia dengan menggunakan pesawat jet mewah berwarna putih.
Djoko Tjandra tiba di Tanah Air sekitar pukul 22.39 WIB dengan menggunakan baju tahanan berwarna orange bertuliskan Bareskrim Polri dengan menggunakan masker putih dan kedua tangan diborgol.

Ia turun ditemani sejumlah pejabat utama polri dan Kejaksaan sebagaimana dikutip pada tribunnewswiki.com.

Di antaranya, Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, sejumlah Kapolres di wilayah hukum DKI Jakarta hingga petinggi Kejaksaan Agung RI. (*)

×
Berita Terbaru Update