Presiden Targetkan Produksi Vaksin Covid 19 Januari-April 2021

Selasa, 14 Juli 2020, 05:00 WIB Last Updated 2020-07-13T22:00:02Z


(ilustrasi vaksin covid 19)

Jakarta, fajarharapan.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkirakan vaksin untuk virus corona (covid-19) bakal diproduksi Januari-April 2021. Vaksin ini merupakan hasil penelitian dari Bio Farma dengan perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac Biotech Ltd.

"Kita kerja sama ada yang dengan Sinovac, perkiraan kita masuk produksi kira-kira Januari-April tahun depan," ujar Jokowi di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Jokowi mengatakan, sebelum diproduksi vaksin perlu melalui tahapan uji klinis. Saat ini menurutnya uji klinis telah sampai pada tahap tiga.

Nantinya, lanjut Jokowi, pemberian vaksin akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, kelompok rentan, dan warga yang berada di zona merah corona.

"Kita hitung 347 juta vaksin karena satu orang tidak hanya sekali karena orang yang sudah divaksin bisa 'mental' lagi, jadi harus divaksin lagi. Tahun depan diperkirakan produksi 170 juta vaksin," katanya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa Sinovac memiliki riwayat yang cukup baik dalam memproduksi vaksin. Ia menegaskan bahwa produksi vaksin merupakan kunci pengendalian corona sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

"Kuncinya satu, vaksin dan ngerem agar covid tidak naik drastis karena ngeri tahu-tahu (seperti) India, tahu-tahu naik. Brazil juga naik nomor dua (di dunia)," ucap Jokowi. (*)

Terkini