Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Presiden Jokowi: Sumbar sebagai Provinsi Terbaik Tangani Covid-19, Gubernurnya Diapresiasi

Jumat, 17 Juli 2020 | 13:00 WIB Last Updated 2020-07-17T06:00:01Z
(Presiden Joko Widodo)

Padang, fajarharapan.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi membeberkan lima provinsi terbaik dalam penanganan Covid-19.

Satu dari lima provinsi yang disebut Jokowi adalah Sumatera Barat (Sumbar).

Selain Sumbar, ada DI Yogyakarta, Bangka Belitung, Aceh, dan Gorontalo.
Hingga saat ini, yang paling sedikit kasus Covid-19 adalah di Aceh dengan 137 kasus konfirmasi positif.
Kemudian disusul oleh 396 kasus di DI Yogyakarta.
Sementara di Bangka Belitung terhitung 175 kasus hingga saat ini.

Sumatera Barat mencatat 805 kasus konfirmasi positif.
Terakhir, sebanyak 392 kasus ditemukan di Gorontalo.
Gelar ini bukan semata-mata diberikan kepada provinsi yang paling sedikit kasusnya.

Tetapi juga dilihat dari parameter yang telah dihimpun oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Lantas dari kelima wilayah itu, provinsi mana yang paling berhasil?

Disebutkan Jokowi bahwa satu provinsi yang terbaik yakni DI Yogyakarta.

Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada gubernur yang telah berhasil menekan laju kasus Covid-19 di wilayahnya.
Hal tersebut disampaikan Jokowi pada acara pengarahan para gubernur dalam rangka percepatan penyerapan APBD 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020)

"Saya mengapresiasi kerja provinsi-provinsi, Bapak Ibu sekalian para Gubernur, dan dalam penanganan Covid-19 ini, dari seluruh parameter yang kita miliki, memang DIY (DI Yogyakarta) yang paling baik," kata Jokowi sebagaimana dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet.

"Bangka Belitung, juga masuk, ini yang lima besar yang baik. Bangka Belitung, Pak Gub (gubernur) Aceh juga masuk, yang ketiga Sumbar (Sumatera Barat) juga masuk, dan Gorontalo. Ini dengan parameter yang dimiliki Gugus Tugas (Percepatan Penanganan Covid-19)," lanjut Presiden.

Untuk itu, Jokowi meminta para gubernur di wilayah lain untuk terus menekan angka kasus harian dan kematian di daerah masing-masing.

Hal itu juga harus dibarengi dengan terus meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19.

Meski memberikan tekanan, Jokowi juga menyadari bahwa melakukan tiga langkah tersebut sekaligus bukanlah tugas yang mudah,
Namun menurutnya tak ada pilihan lain yang bisa dilakukan para kepala daerah selain ketiga hal tersebut.

"Kalau bisa tiga-tiganya, kasus positifnya turun, berarti positivity rate-nya, persentasenya juga turun. Tapi angka kesembuhan dinaikkan, angka kematian diturunkan serendah-rendahnya. Bukan barang yang gampang. Sekali lagi, ini bukan barang yang gampang," lanjut Jokowi.

Sementara hari ini, kasus Covid-19 di Indonesia telah melampaui angka 80 ribu kasus terkonfirmasi positif.

Berdasarkan laporan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Republik Indonesia, tercatat adanya 1.522 kasus baru.

Total kasus yang terjadi di Indonesia sebanyak 80.094 pasien positif virus corona.

Kemudian, pada hari ini ada 1.414 pasien yang dinyatakan sembuh, sehingga total pasien yang sembuh tercatat 39.050 orang.

Sementara untuk pasien meninggal dunia bertambah sebanyak 87 korban, sehingga total menjadi 3.797 kasus kematian.

Sehingga jika diakumulasikan, terdapat 37.247 kasus aktif atau masih menjalani perawatan.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (15/7/2020) sore. 

Dari 80.094 kasus tersebut tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
Hanya ada 6 provinsi yang melaporkan tak ada kasus baru, sedangkan 28 wilayah lainnya terdapat penambahan kasus dengan jumlah yang beragam.

Untuk angka kesembuhan, tercatat 29 provinsi yang melaporkan adanya pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Sementara, ada 13 provinsi yang melaporkan kasus kematian pasien Covid-19.

Secara keseluruhan, ada lima provinsi yang mengalami lonjakan lebih dari 100 kasus per hari ini.
Kenaikan tertinggi terjadi di Jawa Tengah dengan 261 kasus baru.

Namun, angka kesembuhannya relatif tinggi dengan laporan 120 pasien dinyatakan sembuh.
Kemudian disusul DKI Jakarta dengan kenaikan kasus 260 pasien positif hari ini.

Angka kesembuhan di DKI Jakarta juga cukup tinggi, yakni 193 pasien sembuh.
Ada pula Jawa Timur yang melaporkan 165 kasus baru dengan 521 pasien dinyatakan sembuh hari ini.

Sementara, di Sulawesi Selatan juga mengalami lonjakan sebanyak 158 kasus baru.
Angka kesembuhannya juga cukup tinggi, yakni 113 pasien sembuh sebagaimana dikutip pada tribunpadang.com.

Terakhir, Kalimantan Selatan dengan 109 kasus baru hari ini.
Sementara ada tiga wilayah yang sama sekali tidak melaporkan perubahan data, baik dari kasus baru, angka kesembuhan, maupun kasus kematian. Yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Nusa Tenggara Timur. (*)

×
Berita Terbaru Update