Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Empat Tenaga Kesehatan Dharmasraya Positif Covid-19

Sabtu, 18 Juli 2020 | 20:00 WIB Last Updated 2020-07-18T13:00:03Z
(ilustrasi)

Padang, fajarharapan.id - Warga Sumatra Barat (Sumbar) yang terinfeksi Covid-19 bertambah lagi tujuh orang, sehingga totalnya menjadi 813 orang, Jumat (17/7/2020). 

Pasien yang sembuh bertambah dua orang, sehingga totalnya menjadi 692 orang. Yang meninggal dunia akibat Covid-19 masih tercatat 32 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak tujuh orang berasal dari Kota Payakumbuh (1 orang), dari Kabupaten Dharmasraya (5 orang), dan dari Kota Solok (1 orang).

Sebelumnya telah diperiksa sebanyak 2.013 spesimen oleh tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso.

Positivity Rate Sumbar hari ini adalah 1,48 persen. Masih terendah dan terbaik secara nasional,” kata Jasman yang juga Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Jumat (17/7/2020).

Secara persentase perkembangan penanganan kasus Covid-19 di Sumbar adalah: Total kasus 813 orang (100%); Pasien yang dirawat di berbagai rumah sakit 45 orang (5,5%); Pasien yang isolasi mandiri 27 orang (3,3%); Pasien yang isolasi di BPSDM 17 orang (2,1%); Pasien yang meninggal dunia 32 orang (3,9%); Pasien yang sembuh 692 orang (85,1%).

Adapun yang positif Covid-19 dari Kota Payakumbuh adalah wanita, 49 tahun, warga Kelurahan Sungai Pinago, bekerja sebagai ASN. Dia diduga terpapar ketika bekerja, kini isolasi mandiri sementara.

Sementara itu yang dari Kota Solok adalah pria, 20 tahun, warga Simpang Rumbio, status mahasiswa, terinfeksi setelah pulang dari Surabaya tanggal 12 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

Berikutnya, yang dikonfirmasi positif dari Kabupaten Dharmasraya empat di antaranya adalah wanita yang bekerja sebagai tenaga kesehatan. Rinciannya sebagai berikut:

1. Wanita, 31 tahun, warga Padang Laweh, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dan kini penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita, 35 tahun, warga Padang Laweh, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Wanita, 25 tahun, warga Padang Laweh, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Wanita, 40 tahun, warga Timpeh, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria, 25 tahun, warga Padang Laweh, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien yang sembuh sebanyak dua orang berasal dari Kota Padang, rinciannya sebagai berikut:
1. Pria, 39 tahun, warga Surau Gadang, pekerjaan TNI, terinfeksi setelah pulang dari Surabaya tanggal 9 Juni 2020, pasien RSUD Rasidin Padang.

2. Pria, 47 tahun, warga Kuranji, pekerjaan tukang, terinfeksi di Pasar Raya, pasien Dinkes Padang sebagaimana dikutip pada padangkita.com.

Hari ini Gugus Tugas Covid-19 Sumbar mulai merilis laporan menggunakan istilah baru yang telah dikenalkan Kementerian Kesehatan. Kasus suspek di Sumbar tercatat sebanyak 190 orang. (*)

×
Berita Terbaru Update