Tujuh Provinsi Laporkan tidak Ada Tambahan Kasus Covid 19

Sabtu, 27 Juni 2020, 05:00 WIB Last Updated 2020-06-26T22:00:06Z


(ilustrasi)

Jakarta, fajarharapan.id - Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, 19 provinsi pada hari ini melaporkan penambahan kasus positif di bawah 10 kasus. Tujuh di antaranya, melaporkan tanpa penambahan kasus baru positif Covid-19.
Mereka adalah Bangka Belitung, Jambi, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Lampung, Papua Barat, dan Gorontalo.

"Secara keseluruhan ada 19 provinsi melaporkan kasus di bawah 10 dan ada tujuh provinsi laporkan tak ada penambahan kasus," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Sementara, 12 provinsi lainnya yang penambahan kasus positif Covid-19 di bawah 10 antara lain Aceh, Bengkulu, DIY, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Riau, Maluku, Sulawesi Barat, NTT.

Selain itu, sejumlah provinsi juga melaporkan pasien sembuh lebih banyak dari jumlah kasus baru di wilayahnya. Provinsi tersebut di antaranya, Sumatra Utara 14 kasus baru dengan 64 sembuh, Banten 10 kasus baru 13 sembuh, Kalimantan Tengah tujuh kasus baru dan 29 sembuh, Sumatra Barat tiga kasus baru dan 10 sembuh.

"Dan ada Kepulauan Riau tidak ada kasus baru namun melaporkan 18 sembuh," ungkap Yurianto.

Pemerintah merilis data penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.240 kasus pada Jumat (26/6/2020) pukul 12.00 WIB, sehingga total kasus positif Covid-19 di Indonesia keseluruhan berjumlah 51.427 orang. 

Sebaran kasus positif, pertama di Jawa Timur dengan penambahan 356 kasus baru, kemudian DKI Jakarta 204 kasus, Jawa Tengah dengan 177 kasus baru, Sulawesi Selatan 172 kasus, dan Bali 49 kasus baru.
Pemerintah juga mencatat penambahan pasien sembuh sebanyak 884 orang sehingga total 21.333 orang pasien yang telah sembuh. Kemudian pasien meninggal bertambah 63 orang sehingga total ada 2.683 pasien yang meninggal akibat Covid-19 sebagaimana dikutip pada republika.co.id.

"Sudah 448 kabupaten dan kota di 34 provinsi yang terdampak Covid-19, dan kita masih melakukan pemantauan terhadap orang dalam pemantauan sebanyak 38.381 orang dan pasien dalam pengawasan 13.506 orang," ungkapnya. (*)

Terkini