Sebagian Besar Positif Covid 19 Tanpa Gejala

Kamis, 11 Juni 2020, 20:00 WIB Last Updated 2020-06-11T13:00:10Z


(ilustrasi)
Jakarta, fajarharapan.id - Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan sebagian besar kasus positif virus corona berkategori orang tanpa gejala (OTG).

Total kasus positif Covid-19 di Indonesia per Kamis (11/6/2020) ini mencapai 35.295 kasus. Dari jumlah itu ada 12.636 orang dinyatakan sembuh dan 2.000 orang meninggal dunia.
"Sebagian besar kasus positif adalah kasus tanpa gejala atau gejala minimal, dengan persepsi yang bersangkutan tidak mengalami sakit apapun," kata Yurianto dalam keterangan pers di Kantor BNPB, Jakarta.

Menurut Yuri jumlah OTG yang tidak sedikit harus dibarengi dengan edukasi yang benar seputar virus corona. Jika tidak, bisa menjadi sumber penularan kepada orang lain.

Dia pun mengingatkan orang-orang tanpa gejala yang telah dinyatakan positif corona haru melakukan isolasi mandiri yang ketat demi mencegah penularan.

DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah masih menjadi episentrum penyebaran virus corona.
Jakarta menduduki posisi teratas daerah dengan kasus positif terbanyak. Per hari ini, DKI memiliki 8.650 kasus positif, disusul Jawa Timur dengan catatan 7.103 kasus positif.

Meski demikian dalam hal tingkat penularan, Jawa Timur beberapa hari terakhir menduduki posisi teratas.

Data per hari ini kasus baru di Jawa Timur sebanyak 297 kasus, Sulawesi Selatan 141 kasus, DKI 128 kasus dan Kalimantan Selatan 69 kasus.

Tren penambahan kasus positif ini terjadi saat sejumlah daerah mewacanakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). DKI telah menerapkan kebijakan PSBB transisi selama Juni ini.
Sementara tiga daerah di Jawa Timur yang tergabung dalam Surabaya Raya yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik telah menyepakati komitmen pencegahan dan penanggulangan Covid-19, menyusul dihentikannya masa PSBB sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam pakta integritas yang ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. (*)

Terkini

Hukrim

+