Horeee... Objek Wisata Religius Makam Syekh Burnahuddin Kembali Dibuka untuk Peziarah

Sabtu, 13 Juni 2020, 14:15 WIB Last Updated 2020-06-13T07:21:28Z


Kapolsek Nan Sabaris AKP Yusrizal Efendi didampingi Danramil 07 Pauh Kambar Kapten Agus Lesmono, Camat Ulakan Tapakih Ali Amri dan ninik mamak Nagari Ulakan melakukan buka kunci pintu Makam Syekh Burhanuddiin menandakan telah diperbolehkan dikunjungi peziarah, Sabtu (13/6/2020).

Pariaman, fajarharapan.id
 - Objek wisata religius Makam Syekh Burhanuddin yang terletak di Ulakan, Kabupaten Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali dibuka untuk umum setelah ditutup akibat wabah virus corona (Covid-19), Sabtu (13/6/2020).


Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman lakukan simulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) wisata religius kawasan Makam Syekh Burhanuddin, Ulakan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Padang Pariaman Jon Kenedi, S.Sos.MM., mengatakan, SOP kawasan wisata religius ini telah disiapkan untuk tiga objek. Yakni  bagi peziarah makam, jamaah Masjid Agung Syekh Burhanuddin dan para pedagang di sekitar kawasan Makam.

"Standar operasional dan prosedur yang kami siapkan ini sudah mengacu kepada Surat Edaran Bupati Padang Pariaman terkait penerapan tatanan normal baru produktif dan aman covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Pemerintah," ujar mantan Camat Nan Sabaris itu

Sementara itu, Camat Ulakan Tapakis Ali Amri mengimbau semua, khususnya pengelola mematuhi protokol kesehatan covid-19 ini. Seperti, menyediakan tempat cuci tangan, pengaturan jarak dan jumlah pengunjung serta menyiapkan thermogun untuk pengukuran suhu tubuh peziarah.

"Marilah kita ikuti peraturan Protokol Kesehatan Penanganan Covid-19 demi keselamatan dan kebaikan kita semua," ajak mantan Camat Kayu Tanam itu didampingi Kasi Trantib Anesa Satria itu.

Sedangkan Kapolsek Nan Sabaris AKP Yusrizal Efendi, SE. menegaskan kepada para peziarah yang berkunjung dan para pedagang yang berjualan di sekitar makam untuk dapat mengikuti SOP yang sudah ditetapkan.

"Hal demikian adalah bertujuan untuk melindungi diri kita dan peziarah dari ancaman penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat," harapnya.

Usai pelaksanaan simulasi SOP dilanjutkan dengan pembukaan kunci makam. Sebelumnya pada masa awal pandemi Covid-19 dan PSBB itu, kawasan makam ditutup secara resmi untuk kunjungan ziarah.

Pembukaan kunci makam dilakukan oleh Kapolsek Nan Sabaris AKP. Yusrizal Efendi didampingi Danramil 07 Pauh Kamba Kapten Agus Lesmono, Camat Ulakan Tapakis Drs. Ali Amri, MM, ninik mamak dan tokoh masyarakat Nagari Ulakan lainnya. (saco)

Terkini