Harga Emas Anjlok ke Rp907 Ribu per Gram

Jumat, 26 Juni 2020, 09:00 WIB Last Updated 2020-06-26T02:00:04Z


(ilustrasi)
Jakarta, fajarharapan.id - Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di level Rp907 ribu per gram pada Kamis (25/6/2020). Posisi itu turun Rp9.000 dari Rp916 ribu per gram pada Selasa (23/6/2020).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) turun Rp9.000 per gram dari Rp809 ribu menjadi Rp800 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp483 ribu, 2 gram Rp1,75 juta, 3 gram Rp2,6 juta, 5 gram Rp4,31 juta, 10 gram Rp8,56 juta, 25 gram Rp21,28 juta, dan 50 gram Rp42,49 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp84,91 juta, 250 gram Rp212,01 juta, 500 gram Rp423,82 juta, dan 1 kilogram Rp847,6 juta.
Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.771,9 per troy ons atau melemah 0,18 persen. Sebaliknya, harga emas di perdagangan spot naik 0,05 persen ke US$1.762,06 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra menyatakan rencana Amerika Serikat (AS) untuk menerapkan tarif baru terhadap barang impor dari Eropa akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan harga emas hari ini. Pasalnya, hal tersebut akan memicu perang dagang baru.

Selain itu, pasar juga masih khawatir dengan penambahan kasus baru virus corona di global. Jika kasusnya terus meningkat, pasar khawatir proses pemulihan ekonomi akan terhambat.
"Penguatan harga emas masih tertopang sentimen tersebut karena reaksi pelaku pasar mencari aset aman sebagai alternatif investasi untuk mengamankan nilai aset," kata Ariston Kamis (25/6/2020).
Saat ini, sambung Ariston, pasar tengah menanti rilis data pertumbuhan ekonomi AS kuartal I 2020. Jika hasilnya negatif, maka harga emas akan semakin melambung sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.
"Potensi kisaran harga emas spot hari ini US$1.740 per troy ons hingga US$1.790 per troy ons," pungkas Ariston. (*)


Terkini