Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

GP F1 Singapura Resmi Dibatalkan

Jumat, 12 Juni 2020 | 23:00 WIB Last Updated 2020-06-12T16:00:00Z
(ilustrasi)
Jakarta, fajarharapan.id - Grand Prix Formula 1 Singapura di Sirkuit Jalanan Marina Bay yang semestinya digelar 20 September 2020 resmi dibatalkan karena pandemi virus corona.

Meski balapan GP F1 Singapura masih lebih dari tiga bulan lagi, namun pengerjaan konstruksi dan bisnis terkait GP F1 Singapura terkendala pembatasan nasional oleh pemerintah setempat.
Dengan alasan keselamatan semua pihak, pengerjaan konstruksi GR F1 Singapura yang semestinya dilakukan pada bulan Mei urung dikerjakan. Karena infrastruktur balapan tidak akan selesai tepat waktu, maka GP F1 Singapura dibatalkan.
"Beberapa bulan terakhir sangat menantang di semua lini, kami sekarang membuat keputusan sulit yang diterima Formula 1 dan pemangku kepentingan," ujar Wakil Ketua GP Singapura Colin Syn.

"Pada akhirnya, kesehatan dan keselamatan kontraktor dan pekerja mereka, penonton, kru Formula 1, staf, dan sukarelawan marshal prioritas nomor satu kami dan kami berterima kasih kepada semua orang atas kesabaran dan dukungan mereka yang tak tergoyahkan sejauh ini," ucap Syn menambahkan.
Syn sendiri mengaku kecewa pihaknya tidak bisa menggelar balapan Formula 1 pada tahun ini akibat pandemi virus corona.

"Kami berharap bisa menyambut para penggemar balapan musim depan dan berharap komunitas Formula 1 bisa memulai musim ini pada Juli," tutur Syn.

Senada dengan Colin Syn, Direktur Dewan Olahraga dan Pariwisata Singapura Ong Ling Lee juga menantikan GP F1 Singapura musim depan. Lee mengaku sepakat dengan pembatalan F1 Singapura karena alasan kesehatan dan keselamatan warganya.
"Sejak 2008, balapan F1 menghasilkan keuntungan bagi Singapura dan waralaba F1, dengan banyak bisnis lokal secara aktif terlibat dalam persiapan dan operasional balapan," ujar Lee sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

"Kami bangga dengan rekam jejak kami menjadi tuan rumah balapan jalanan malam F1 pertama dan satu-satunya selama 12 tahun terakhir, dan kami menantikan kembalinya tahun depan," ucap Lee menambahkan. (*)
×
Berita Terbaru Update