Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gelombang II Covid 19, Korsel Catat Puluhan Kasus Baru

Rabu, 24 Juni 2020 | 23:00 WIB Last Updated 2020-06-24T16:00:05Z
(ilustrasi)
Jakarta, fajarharapan.id - Korea Selatan mencatat 51 kasus baru virus corona dalam tempo 24 jam terakhir. Penambahan kasus ini menjadikan Korea Selatan sejauh ini memiliki 1.324 pasien Covid-19.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Korea Selatan (KCDC) hingga Rabu (24/6/2020) melaporkan total 12.535 kasus virus corona dengan 10.930 diantaranya dinyatakan sembuh. Sementara angka kematian akibat virus corona sebanyak 281 jiwa.
Korea Selatan dalam dua pekan terakhir melaporkan rata-rata 40 hingga 50 kasus Covid-19 per harinya. Jumlah ini meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas warga yang mulai mengabaikan aturan menjaga jarak.
KCDC juga mengatakan 31 orang berasal dari penularan lokal sementara 20 diantaranya berasal dari orang-orang yang datang dari luar negeri.
Pemerintah Korea Selatan mengatakan saat ini tengah menghadapi gelombang kedua virus corona yang dimulai sejak liburan pada Mei lalu.
Lonjakan kedua kasus Covid-19 dilaporkan terjadi pada akhir Mei lalu dengan ditemukannya klaster baru. Sebagian besar infeksi berasal dari kawasan metropolitan Seoul yang padat penduduk. Akhirnya pemerintah menerapkan kembali sejumlah pembatasan sosial.
"Kami meyakini sedang berada di gelombang kedua yang dipicu oleh liburan bulan Mei," kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Jung Eun-kyeong.

Korsel sempat menjadi salah satu negara yang terdampak parah di masa awal pandemi. Negeri Gingseng bahkan termasuk negara dengan kasus corona tertinggi di luar China, tempat Covid-19 pertama kali terdeteksi dan menyebar.
Namun, pemerintahan Presiden Moon Jae-in dianggap cepat dan tepat menanggulangi penyebaran virus serupa SARS tersebut meski tanpa menerapkan penguncian wilayah atau lockdown sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.
Korsel juga dianggap sebagai salah satu contoh sukses mengatasi pandemi, dan telah melakukan berbagai pelonggaran pembatasan untuk memasuki kehidupan normal baru atau new normal. (*)


×
Berita Terbaru Update