CDC: Ada 3 Gejala Baru Infeksi Covid 19

Sabtu, 27 Juni 2020, 09:00 WIB Last Updated 2020-06-27T02:00:03Z


(ilustrasi)
Jakarta, fajarharapan.id - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) baru-baru ini menambahkan tiga gejala baru virus corona ke dalam daftar gejala Covid-19.

Tiga gejala yang ditambahkan adalah pilek, mual, dan diare. Tiga gejala baru ini ditambahkan bersama dengan gejala lain antara lain demam, kedinginan, batuk, sesak napas, kelelahan, sakit otot, sakit kepala, kehilangan rasa dan membaui, serta sakit tenggorokan.

'Daftar ini belum mencakup semua gejala yang mungkin terjadi. CDC akan terus memperbarui daftar ini karena kami masih mempelajari Covid-19 lebih lanjut," tulis CDC dalam lamannya.

Sebelumnya para ahli menyepakati batuk, demam, dan sesak napas sebagai gejala Covid-19. Namun, seiring berjalannya waktu, sejumlah penelitian menemukan gejala-gejala anyar yang ditemukan pada pasien.

Pada April 2020 lalu, CDC menambahkan enam gejala virus corona selain batuk, demam, dan sesak napas, yang dirilis CDC:
- panas dingin
- menggigil
- nyeri otot
- sakit kepala
- sakit tenggorokan
- kehilangan kemampuan mencium bau atau anosmia.


Dengan penambahan 3 gejala baru tersebut, secara resmi CDC mencantumkan 11 gejala resmi virus corona.
Di masa awal kemunculannya, sejumlah laporan mendeteksi gejala gangguan pernapasan standar dialami oleh pasien Covid-19. 

Namun, penelitian lanjutan menemukan bahwa bahwa Covid-19 menyerang banyak organ dalam tubuh.

Namun, sejumlah gejala baru virus corona ini tak dirasakan secara merata pada semua pasien. Ada beberapa kondisi dan juga penyakit bawaan yang bisa menyebabkan gejala virus corona yang lebih parah. Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala-gejala di atas sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Di Indonesia sendiri per Jumat (26/6/2020) Jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 per Jumat (26/6/2020) menjadi 21.333 orang, sementara kasus positif bertambah 1.240 menjadi 51.427 kasus. (*)

Terkini