Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

AirAsia Terbang Kembali 19 Juni

Kamis, 11 Juni 2020 | 01:00 WIB Last Updated 2020-06-10T18:00:11Z
(pesawat Air Asia)

Jakarta, fajarharapan.id - AirAsia Indonesia akan mengoperasikan kembali penerbangan yang dimulai secara bertahap pada rute tertentu mulai tanggal 19 Juni 2020.

Mengutip situs resminya, belum banyak memang pilihan rute domestik. Sejauh ini, AirAsia baru melayani penerbangan ke Bali dan ke Medan, masing-masing dari Jakarta, dengan frekuensi penerbangan masing-masing rute 4 kali dalam seminggu.

"AirAsia Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk memulai kembali layanan penerbangan berjadwalnya," tulis AirAsia.

AirAsia Indonesia juga akan tetap untuk melayani kebutuhan perjalanan atau pengiriman barang dari pemerintah, swasta, organisasi, maupun komunitas masyarakat ke berbagai destinasi domestik dan internasional melalui penerbangan khusus charter penumpang dan kargo sesuai persetujuan dari otoritas terkait.

Calon penumpang yang akan melakukan perjalanan domestik harus dapat menunjukkan persyaratan berikut :
- Identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah);
- Surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari atau Surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari pada saat keberangkatan, atau Surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Test PCR dan/atau Rapid-Test;

- Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler (App Store | Play Store).
- Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia (Android) atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.
- Khusus penumpang dari/ke DKI Jakarta diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dapat diproses di https://corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta#11sektor

- Khusus penumpang tujuan akhir Bali wajib menunjukkan hasil tes PCR (bukan rapid Test) dengan hasil negatif dan mengisi formulir https://cekdiri.baliprov.go.id/

- Khusus penumpang tujuan akhir Lombok wajib menunjukkan hasil tes PCR (bukan rapid Test) dengan hasil negatif sebagaimana dikutip pada detik.com.

Semua tamu disarankan untuk memastikan kembali terminal keberangkatannya dikarenakan adanya perubahan terminal sementara untuk penerbangan domestik maupun internasional di beberapa bandara. (*)

×
Berita Terbaru Update