Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tak Ada Tambahan Kasus Positif Covid 19 di Batam, Pasien Sembuh jadi 42 Orang

Senin, 04 Mei 2020 | 17:00 WIB Last Updated 2020-05-04T10:00:05Z
(ilustrasi)

Batam, fajarharapan.com - Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto mengatakan, tak ada penambahan kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada Minggu (3/5/2020).

Sebanyak 92 kasus positif tercatat di Kepri hingga saat ini. "Allhamdulillah kasus positif Covid-19 di Kepri tidak ada tambahan, dan semoga ke depan tidak ada lagi yang bertambah," kata Isdianto saat dihubungi, Minggu.

Isdianto cukup bangga karena pasien positif yang sembuh terus bertambah. Sebanyak 20 pasien positif corona dinyatakan sembuh pada Minggu. Total pasien positif corona yang sembuh pun mencapai 42 orang.

"Mudah-mudahan hal ini terus terjadi di Kepri, jumlah positif tidak ada namun pasien yang sembuh terus bertambah," kata dia. Rincian kasus positif dan sembuh Isdianto memerinci 92 kasus positif corona yang tercatat di Kepri.

Sebanyak 63 pasien merupakan warga asli Kepri. Sementara 29 pasien berasal dari kru KM Kelud yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Pulau Galang. Menurut Isdianto, 42 pasien sembuh juga berasal dari dua lokasi, yakni 27 warga Kepri yang dirawat di sejumlah rumah sakit dan 15 pasien merupakan kru KM Kelud.

"Dan sisanya, 15 pasien merupakan kru KM Kelud yang dirawat di RSKI Covid-19 di Pulau Galang," jelas Isdianto. Meski begitu, Isdianto tak menutup kemungkinan pasien positif bakal bertambah di kemudian hari. Mengingat, angka pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), dan orang tanpa gejala (OTG) yang tinggi.

Di Kepri, terdapat 2.389 OTG. "OTG ini yang paling bahaya, sebab yang bersangkutan juga sama sekali tidak merasakan gejalanya, namun berpotensi positif Covid-19," jelas Isdianto sebagaimana dikutip pada kompas.com.

Sementara sebanyak 3.308 ODP dan 342 PDP tercatat di Kepri. "Untuk orang yang reaktif di Kepri hanya 102 orang," jelas Isdianto. (*)




×
Berita Terbaru Update