Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Rapat Evaluasi PSBB di Kab.Solok, Bahas 3 Hal Pokok

Minggu, 10 Mei 2020 | 22:10 WIB Last Updated 2020-05-10T15:10:20Z
Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM di dampingi Wabup Solok H.Yulfadri Nurdin, SH bersama unsur Forkopimda Kab.Solok dalam rapat evaluasi tentang pelasanaan PSBB di Kab.Solok, Sabtu (09/05/2020) di Guest House Arosuka.

Solok, fajarharapan.id - Diskusi politik tentang evaluasi PSBB di Kabupaten Solok merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya dengan gubernur Sumbar via Vidcon 5 Mei 2020. Rapat membahas 3 hal pokok di Guest House Arosuka, Sabtu (9/5/2020).

Rapat yang dipimpin Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM, pada kesempatan itu di dampingi Wabup Solok H.Yulfadri Nurdin, SH, juga dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Solok serta SKPD terkait menyimpulkan 3 hal pokok diantaranya,

Terkait dengan keberadaan Posko tetap dilanjutkan, dalam upaya memperketat keluar masuknya orang ke Kabupaten Solok.

Bahkan disebutkan, pelaksanaannnya kali ini akan dilakukan dengan sikap tegas, ketat dan selektif.

Kesimpulan Kedua dalam rapat tersebut menjelaskan, sekaitan dengan wacana local wisdom, sebagaimana hal tersebut merupakan arahan dari gubernur saat Vidcon pada tanggal 5 Mei 2020.

Terkait pengecualian tersebut disepakati tentang pengecualian-pengecualian disuatu daerah tersebut, tidak akan diberlakukan di Kabupaten Solok.

"Pembedaan tidak mungkin kita lakukan, karena akan menimbulkan masalah baru," jelas bupati.

"Seperti adanya perbedaaan terhadap perlakuan hukum disuatu daerah, ekslusivitas dapat menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat," sambung bupati.

Kesimpulan Ketiga dalam rapat tersebut menyepakati tentang pengelompokan orang berdasarkan umur.

Yaitu, kelompok orang yang berumur diatas 50 tahun keatas, rentan dengan penyakit dimana kompok ini tinggi kemungkinan terserang Covid-19.

Kemudian kelompok Kedua, yaitu orang yang berumur dibawah 50 tahun, memiliki stamina yang relatif sehat dan kuat.

"Jika dapat kita lalukan pengelompokan ini, diharapkan dapat mengurangi tingkat perkembangan dari Covid-19 di Kabupaten Solok," harap bupati.(nr)
×
Berita Terbaru Update