Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Prabowo Kembali Terima Bantuan Alkes China Tangani Covid 19

Selasa, 12 Mei 2020 | 20:00 WIB Last Updated 2020-05-12T13:00:08Z
(Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima bantuan alkes dari China)
Jakarta, fajarharapan.id - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali menerima bantuan alat kesehatan (alkes) dari China untuk menangani pandemi virus corona (Covid-19). 
Alat kesehatan itu langsung diterima Prabowo di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Pertahanan, Eko Djoko mengatakan terdapat sejumlah peralatan kesehatan yang diberikan China.
Alat-alat itu seperti disposable medical mask, medical surgical mask, KN95 respirator dan surgical mask -cone, medical goggles, disposable medical protective screen, disposable protevtive jump suit.
Kemudian disposable waterproof isolation gown, medical boot cover, disposable nitrile glove, infusion pump, knapsack disinfectant sprayer 16L, infrared forehead thermometer dan thermal imaging thermometer helmet.

"Semua bantuan alat-alat kesehatan tersebut nantinya akan disalurkan ke beberapa rumah sakit lingkungan Kemhan dan TNI sehingga diharapkan dapat membantu dalam pencegahan penyebaran virus corona dan penanganan wabah Covid 19 di Indonesia," kata Eko, Selasa (12/5/2020).

Sebelumnya, bantuan alkes dari China pertama kali diterima Prabowo pada Maret 2020 lalu. alkes itu diterima Prabowo di Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma.
Alkes yang terdiri dari peralatan rapid test dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan ini kemudian diserahkan Prabowo secara simbolis ke perwakilan rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Prabowo telah menggelar operasi bantuan kemanusiaan guna membawa alat-alat kesehatan dari Tiongkok untuk membantu Indonesia melawan penyebaran virus corona. Operasi ini juga merupakan kerjasama Kemhan dengan Mabes TNI.

Operasi bantuan kemanusiaan ini juga melibatkan Kementerian Pertahanan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) serta dukungan corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia.

Prabowo sempat mengatakan pandemi virus corona merupakan ancaman yang berbahaya seluruh negara. Menurutnya, semua negara saat ini tengah berperang dengan musuh tak kasatmata dan juga tak memiliki ideologi

sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.
Hingga hari ini, jumlah kasus positif corona atau Covid-19 di Indonesia, secara kumulatif mencapai 14.749 kasus. Dari jumlah tersebut, 1.007 orang meninggal dunia dan 3.063 orang lainnya dinyatakan sembuh. (*)
×
Berita Terbaru Update