Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Positif Covid-19 di Sumbar Melonjak Jadi 270 Orang, Padang Penyumbang Terbanyak

Jumat, 08 Mei 2020 | 23:56 WIB Last Updated 2020-05-08T16:56:03Z
ilustrasi

Padang, fajarharapan.id - Jumlah warga Sumatera Barat (Sumbar) terinfeksi virus korona terus bertambah. Total sampai Jumat (8/5) telah 270 warga  terinfeksi covid-19.

Jumlah setelah ada penambahan 18 orang lagi terinfeksi baru. Sementara yang sembuh bertambah 5 orang, sehingga total sembuh 46 orang, meninggal dunia bertambah 1 orang sehingga jumlah 17 orang.

Pertambahan sebanyak 18 orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 hari ini berdasarkan hasil swab test laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Veteriner Bukittinggi.

Jumlah penambahan itu terdiri dari Kota Padang 13 orang, Kota Padang Panjang 3 orang, Bukittinggi 1 orang dan Kota Payakumbuh 1 orang.

“Masih tinggi jumlah pertambahannya, ini masih dalam cluster yang sama yang terjadi. Karena ini adalah transmisi lokal,” sebut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Jumat (8/5).

Disebutkannya dari jumlah kasus positif terbaru tersebut yakni, dari Kota Padang menjadi penyumbang terbanyak dengan angka 13 orang. Dengan itu maka total jumlah positif di Kota Padang sebanyak 153 orang. 

Sementara kasus baru yakni, wanita 15  tahun , warga Ketaping, Pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi saat ini penanganan isolasi mandiri.

Pria 45  tahun, juga warga Ketaping, pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan juga isolasi mandiri. Wanita 15  tahun, warga Ketaping, pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

Kemudian, pria 55  tahun, warga Kurao, pegawai swasta, terinfeksi dengan pembeli dagangan di rumah, meninggal dunia. Wanita 86  tahun, warga Mata Air, tidak bekerja, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, di rawat di RSUD. Rasyidin Padang. Pria 44  tahun, warga Parak Laweh, bekerja di HPI PT Pelindo, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

Selanjutnya, wanita 39  tahun, warga Purus, ibu rumah tangga, terinfeksi karena suami jualan di Pasar Raya, mejalani isolasi mandiri. Pria 44  tahun, warga Mata Air, bekerja di PT Pelindo, terinfeksi dengan teman yang pulang dari Jakarta tanggal 29 Maret 2020, penanganan isolasi mandiri. Pria 34  tahun, warga Mata Air, bekerja di PT Pelindo, terinfeksi karena pulang dari Jakarta tanggal 29 Maret 2020, penanganan isolasi mandiri.

Ditambah, pria 37  tahun, warga Lubuk Kilangan, anggota Polri, terinfeksi karena pulang dari Sukabumi dan kontak dengan keluarga salah seorang tenaga kesehatan puskesmas Tarusan, dengan penanganan isolasi mandiri. 

Pria 60  tahun, warga Pemancungan, wiraswasta, dengan penanganan isolasi mandiri. Pria 17  tahun, warga Pemancungan, pelajar dengan penangan isolasi mandiri. Terakhir, wanita 26  tahun, warga Kampung Jua, bekerja sebagai tenaga kesehatan, penanganan isolasi mandiri.

Kemudian di Kota Padang Panjang terdapat penambahan tiga orang positif, yakni balita umur 2  tahun, warga Kampung Manggis, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, di rawat di RSUD Padang Panjang. 

Wanita 69  tahun, warga Kampung Manggis, seorang ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dirawat di Dinkes Padang Panjang dan pria 66  tahun, warga Kampung Manggis, pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dirawat di Dinkes Padang Panjang.

Di Kota Bukittinggi tambah satu orang adalah wanita 23  tahun, warga Mandiangin, mahasiswa, pulang dari Jakarta Selatan 10 hari yang lalu, di rawat di RSUD Dr. Achmad Mochtar. 

Di Kota Payakumbuh tambah satu orang pria 28  tahun , warga Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo, Pegawai Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

Sedangkan pasien sembuh sebanyak 5 orang mereka pria 53  tahun, warga Andaleh Kota Padang, wiraswasta. Pasien RS Semen Padang Hospital, wanita 45  tahun, warga Parak Karakah, tenaga kesehatan. Pasien Semen Padang Hospital. Kemudian, pria 31  tahun, warga Subarang Padang, tenaga kesehatan. Pasien RST Reksodiwiryo Padang

Dua lagi, wanita 33  tahun, warga Kuranji Kota Padang, pegawai Tata Usaha. Pasien RST Reksodiwiryo dan wanita 28  tahun, warga Aua Duri Kota Padang, tenaga kesehatan, pasien RST Reksodiwiryo Padang.

“Data ini sesuai yang diinput oleh Dinas Kesehatan masing-masing kabupaten dan kota,” paparnya.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Sumbar adalah 270 orang, dengan rincian 117 orang dirawat diberbagai rumah sakit, isolasi mandiri di rumah 52 orang, Bapelkes 12 orang dan di BPSDM 26 orang, meninggal dunia 17 orang dan sembuh 46 orang.

Sementara, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.697 orang. Proses pemantauan 262 orang, dengan rincian karantina Pemda 69 orang dan 193 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.435 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 534 orang. Dari 534 PDP tersebut, 38 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 495 orang dan isolasi mandiri di rumah 1 orang.

“Kita sudah berupaya melakukan pencegahan, semoga masyarakat kita ke depan lebih disiplin dalam menjalankan status Pembatasan Sosial Berskala Besaar (PSBB) ke dua ini,” pungkasnya.(ys/yk)
×
Berita Terbaru Update