Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pintu Masuk di Perbatasan Tanah Datar Dijaga Ketat

Minggu, 10 Mei 2020 | 22:42 WIB Last Updated 2020-05-10T15:42:46Z
Sekda Irwandi dan rombongan meninjau posko perbatasan di Pauh Tinggi Tanjung Bonai

Tanah Datar, fajarharapan.idSetelah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II, jalan masuk perbatasan Kabupaten Tanah Datar terus dijaga dan diawasi oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Pol PP, Tenaga Medis dan PMI.

Di perbatasan Tanah Datar terdapat 8 posko penjagaan yaitu Puncak Alai, Pos Lantas Ombilin, Pasar Barulak Tanjung Alam, Pauh Tinggi Tanjung Bonai, Setangkai, Polsek Padang Ganting, Malalo, dan Kubu Karambia. 

Petugas memberhentikan kendaraan yang masuk ke wilayah Tanah Datar untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan baik pengendara maupun penumpangnya.

“Posko perbatasan berperan penting mengawasi masyarakat yang masuk ke Tanah Datar, ini dilakukan mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Sekretaris Daerah Irwandi didampingi Kepala Bagian POD Herison  dan Wakil Ketua II TP PKK Rina Irwandi, saat kunjungan ke posko perbatasan Tanah Datar - Kabupaten Lima Puluh Kota, di Pauh Tinggi Tanjung Bonai Lintau Buo Utara, Minggu (10/5/2020).

Tampak sebagian besar masyarakat melewati perbatasan sadar melaporkan dirinya ke posko perbatasan dari mana dan kemana tujuannya, masyarakat pun diminta menyampaikannya secara jujur kepada petugas.

Untuk keamanan, Irwandi berpesan agar petugas dibekali Alat Pelindung Diri (APD). “Jika ada kekurangan APD yang dibutuhkan segera laporkan ke posko percepatan penanganan Covid-19 Tanah Datar, dan jaga terus kesehatan serta sinergitas sesama petugas,” ujar Irwandi.

Sementara itu, seorang Tenaga Medis Rahmawati mengatakan petugas dibagi dua tim, tim pertama bertugas dari jam 8:30 Wib sampai jam 16:00 WIB, tim dua bertugas dari jam 16:00 WIB sampai 22.00 WIB.

“Kebetulan saya piket di tim I, diganti pada jam 4 sore, selama bertugas kami memastikan masyarakat yang masuk ke Tanah Datar dalam keadaan sehat, mengukur suhu panas dengan thermogun, jika demam ia kami data dan melaporkannya ke bidan desa tujuannya,” ujar Rahmawati. (f123dy)
×
Berita Terbaru Update