Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pasien Hamil Tua Ternyata Positif Covid 19, 13 Tenaga Medis Terinfeksi, RS Ditutup

Minggu, 03 Mei 2020 | 13:00 WIB Last Updated 2020-05-03T06:00:05Z
(ilustrasi)

Padang Panjang, fajarharapan.com - Sebanyak 13 tenaga medis di RSUD Padang Panjang, Sumatera Barat dinyatakan positif Covid-19. Mereka diduga tertular dari seorang pasien hamil terinfeksi corona yang pernah dirawat di rumah sakit tersebut.

Awalnya, seorang pasien hamil tua menjalani perawatan di RSUD Padang Panjang usai dirujuk dari puskesmas, 24 April 2020. Saat itu pasien belum melakukan tes swab. Pasien kemudian dirujuk ke RSUP M Djamil Padang sehari setelahnya. Di sana pasien hamil tersebut menjalani tes swab dengan hasil positif Covid-19.

Usai mendapatkan informasi tersebut, Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuar melakukan pelacakan. "Kami langsung melakukan tracing dengan tenaga kesehatan yang melakukan kontak dekat kurang satu meter dengan pasien," kata Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuwar, Kamis (30/4/2020).

Hasilnya terdapat 70 orang tenaga medis yang berkontak dengan pasien. Mereka pun menjalani tes swab.

Nuryanuwar menjelaskan, 13 dari 70 orang itu rupanya positif terinfeksi Covid-19. "Terdapat 70 orang yang kami uji swab, 13 orang dinyatakan positif," kata dia. Para tenaga medis di Puskesmas Kebun Sikolos, tempat pasien memeriksakan diri pertama kali juga diperiksa. Hasilnya, negatif Covid-19.

"Kami saat ini masih melakukan tracing terhadap orang yang pernah berkontak fisik dengan 13 orang tenaga kesehatan yang positif ini," tutur dia.

Menyusul positifnya 13 tenaga medis, RSUD Padang Panjang ditutup sementara. Pihaknya belum dapat memastikan hingga kapan penutupan dilakukan. 

"Setelah adanya 13 tenaga kesehatan yang positif itu kami tentunya akan melakukan penyemprotan disinfektan pada peralatan medis dan membersihkan mobiler," kata dia sebagaimana dikutip pada kompas.com.

Mengetahui 13 rekannya positif Covid-19 membuat sejumlah tenaga medis kaget. "Tentunya butuh waktu untuk mengembalikan mental pegawai lainnya setelah mendengar rekan mereka ada yang positif Covid-19," tutur dia. (*)




×
Berita Terbaru Update