Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Melangkah Pasti, PAUD Azzahran Ma'arif Terus Berkembang

Senin, 11 Mei 2020 | 12:44 WIB Last Updated 2020-05-11T06:15:12Z

Sungai Limau, fajarharapan.id  - Secara perlahan-lahan dengan didorong semangat dan ketekunan, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Azzahrah Ma'arif telah punya kemajuan sejak berdiri tahun 2007 lalu.

"Adanya perkembangan lembaga PAUD Azzahrah Ma'arif ini, telah menjadi kepuasan batin tersendiri," ungkap Ida Laila mengawali ceritanya kepada fajarharapan.id, Senin (11/05/2020).

Pendiri Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Azzahrah Ma’arif Korong Kampung  Pisang, Nagari Guguk Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, sejak tahun 1987, mengaku mendapatkan kebahagiaan dalam hidup berkeluarga.

Awal pendirian PAUD ini, kata Ida Laila kita kurang paham untuk mengelolanya. Dan berkat bimbingan dan Binaan dari  Tuanku Amiruddin, Armaidi dan Andri Susanto itu, terasalah ikut peduli dan giat memajukan pendidikan terhadap anak usia dini., pada awalnya, kurang mengerti dan memamahami cara mengelola pendidikan ini.

"Begitu menyenangkan dan bahagia bergaul bersama anak-anak yang butuh rasa kasihsayang. Kepuasan batin tak bisa diungkapkan dengan kata-kata" sebut Ibu punya anak tiga ini.

Menurut dia, berbicara soal duka, kendala dan cemooh dalam keseharian maupun awal pendirian PAUD ini, jelas ada, tetapi ia tak menghiraukannya. "Biarlah wawau  menggonggong, asalkan kafilah tetap berlalu,” kenangnya berfalsafah.

Sekolah PAUD ini bermula di Korong  Pisang, Nagari Guguk Kuranji Hilir, dan tahun 2017 lalu pindah ke Korong Sarang Alang masih dalam Nagari yang sama.

Di lokasi yang baru itu merupakan atas tanah milik sendiri yang dibeli dengan uang jarih payah bersama suami Abd. Ganip berukuran 50 x 41 meter. Sedangkan diperuntukan seluar 20 x 7 meter buat PAUD Azahrah Ma'arif. Pada lokasi yang lama agak tersiolir, itupun lahan tanah milik orang tua, ungkapnya.

Ida Laila mengaku sejak mendirikan PAUD telah dapat memotivasi diri untuk pendidikan. Terutama dirinya, telah dapat meraih Sarjana PG-PAUD. Juga dapat memberikan motivasi kepada teman-teman Guru yang lain.

“Alhamdulillah, telah ada 2 orang Guru berpredikat Sarjana S.1 PG PAUD
di PAUD Azzarah Ma’arif Nahdatul Ulama ini. Kita telah mempunyai alumni sejak berdiri sebanyak 130 orang" ujarnya bangga.

Ida Laila mengakui dirinya merasakan dunia itu terbuka lebar. Tak ragu lagi menghadapi dunia pengelolaan pendidikan PAUD. Apalagi didorong keberhasilan meraih Sarjana. Rasanya, mata ini sudah terbuka lebar.

Sehingga ia mendorong dan memberikan motivasi sama anak-anaknya. Anak sulungnya telah Kelas 2 di MAN Padang Panjang. Yang nomor 2 Sekolah di MTsN 1 Kota Pariaman dan sibungsu berusia 3 bulan.

PAUD Azzahrah Ma’arif ini dibimbing 3 orang guru yakni Ida Laila, Irawati dan Nurpita.

Berbicara tentang Honor Guru, kata Ida,  sudah ada bantuan dari dana Nagari untuk 1 orang. Sedangkan ia bersama  dengan Irawati ada menerima insentif dari Pemda Padang Pariaman dengan persyaratan harus mempunyai Nomor Unit Pendidkan Tenaga dan Kependidikan (NUPTK). Bahkan PAUD ini ada menerima bantuan dari Pemerintah sebagai pengelola PAUD daerah terpincil sebesar Rp 60 juta.

Kini masalah bantuan dari Pemerintah, harus disesuaikan dengan jumlah murid. Hal itu tertuang dalam Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).

"Alhamdulillah, tanpa dukungan dari semua pihak, terutama pembinaan dari Pemda Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan" ungkapnya haru.

Berbagai pelatihan telah banyak diikutinya baik dilaksananakan Pemda Padang Pariaman maupun di Padang dan di Bukittinggi.

"Dari sekian kali mengikuti pelatihan tentang pengelolaan PAUD, kian bertambah ilmu dan pengalaman. Juga kian terasa pula kekurangan kita," sebut Ida Laila bersemangat. (saco)
×
Berita Terbaru Update