KKB Tembak Warga Papua di Wilayah Tambang Freeport

Jumat, 22 Mei 2020, 13:00 WIB Last Updated 2020-05-22T06:41:28Z


(ilustrasi)
Jakarta, fajarharapan.id - Polda Papua menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembak warga sipil di wilayah Mile 62, jalan tambang PT Freeport Indonesia, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua sekitar pukul 06.00 WIT, Kamis (21/5/2020). Korban bernama Sakeus (35) mengalami luka tembak pada bagian perut dan leher.

"Penembakan terjadi di MP 62, wilayah jalan tambang PT Freeport Indonesia," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal melalui keterangannya, Jumat (22/5/2020).
Setelah itu, kata Kamal, personel gabungan melaporkan ke pos penjagaan di Mile 60 melalui sambungan telepon setelah mendengar suara tembakan tersebut. Tembakan terdengar dari wilayah Mile 59 dan 61.
"Kemudian dikirimkan dokumentasi ada orang yang terkapar di bawah Pos MP 62 di atas jalan tambang," ujarnya.

Kamal menyatakan personel gabungan bersama dengan ambulans baru tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 08.00 WIT. Korban kemudian dievakuasi dan telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Tembagapura.

Menurutnya, insiden penembakan itu dilakukan oleh KKB. Meskipun demikian, Kamal belum dapat merinci identitas dari kelompok yang melakukan penembakan itu.
Ia memastikan pihaknya mengejar pelaku penembakan tersebut. Belum ada keterangan lebih lanjut terkait dengan insiden penembakan yang kembali terjadi di wilayah PT Freeport Indonesia.

"Untuk situasi pascakejadian, aman dan kondusif," ujarnya.

Sebelumnya, penembakan sempat terjadi di wilayah PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Papua pada akhir Maret lalu. Korban meninggal akibat insiden tersebut merupakan warga negara Selandia Baru Graeme Thomas Weal (57) sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan pelaku penyerangan terhadap karyawan PT Freeport di Kuala Kencana itu diduga KKB pimpinan Joni Botak, yang bergerak di sekitar Kali Kopi. (*)

Terkini