Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Guspardi Nilai Pemerintah Pusat tak Serius Atasi Virus Corona

Kamis, 14 Mei 2020 | 16:49 WIB Last Updated 2020-05-14T09:49:39Z

Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si






Jakarta, Fajarharapan.com-Pemerintah pusat yang dinilai belum serius dalam menangani penyebaran virus Corona di tanah air. Ini tergambar dari kebijakan pemerintah pusat yang tumpang tindih dan aturan yang berubah - ubah di tataran lapangan yang membuat pemerintah daerah menjadi bingung.

“Banyak aturan dan kebijakan yang diambil pemerintah pusat tanpa ada sinkronisasi dengan pemerintah daerah," kata Anggota DPR dari Fraksi PAN, H. Guspardi Gaus kepada wartawan kemarin.

Selain itu, koordinasi dan komunikasi antar kementrian di pusat juga terkesan berjalan sendiri-sendiri. Berbagai langkah yang diambil pemerintah pusat untuk menangani penyebaran Virus Corona ini dinilai kontradiktif dengan kebijakan yang sedang dijalankan pemerintah daerah maupun antar
lembaga di pemerintah pusat itu sendiri.

Legislator asal Sumbar ini mencontohkan, di saat pemerintah daerah tengah serius mengatasi wabah virus ini dengan penerapan PSBB, pemerintah pusat malah merencanakan "relaksasi" PSBB itu sendiri. Mudik dilarang tetapi Menhub mengizinkan kembali transportasi umum beroperasi ke berbagai daerah di Indonesia.

"Keputusan pemerintah yang mempersilakanmasyarakat berusia 45 tahun ke bawah untuk beraktivitas kembali di tengah pandemik Covid-19 juga menuai kontroversi dan polemik," sebut Guspardi.

Politisi dari PAN ini mengutarakan aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat di tengarai lebih mengarah kepada alasan penyelamatan ekonomi, ini sebagai bukti pemerintah kurang
mengutamakan keselamatan jiwa masyarakatnya dan juga ini menandakan pemerintah belum
mempunyai road maps yang jelas dalam menurunkan angka penyebaran Covid-19.

Sementara berdasarkan data pemerintah hingga Rabu siang (13/5), kasus positif Corona
menunjukkan angka yang masih mengkhawatirkan. Hari ini saja ada penambahan 689 orang positif sehingga total ada 15.438 kasus Covid-19 di Indonesia.

"Wabah virus corona ini terus mengancam dan belum tentu kapan akan berakhir. Untuk itu butuh
keseriusan dan kebersamaan serta harmonisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah melawan dan memutus mata rantai penyebaran virus covid -19 ini," harap Guspardi. (***)


×
Berita Terbaru Update