Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gubernur Sumbar Kirim Surat ke OJK Minta Keringanan Piutang ASN, Begini Jawabannya

Senin, 11 Mei 2020 | 15:27 WIB Last Updated 2020-05-11T08:37:07Z
.

Solsel, fajarharapan.id - Banyak yang menjerit akibat kasus virus corona (covid-19) ini, rata-rata perekonomian masyarakat sudah sangat kritis, tak terkecuali perekonomian bagi seorang ASN.

Sudah tidak dipungkiri lagi bukan rakyat badarai saja yang berhubungan dengan perbankan ASN pun berurusan dengan masalah kridit hampir di semua bank.

Kebijakan pemerintah Joko Widodo dalam menangani kasus wabah covid-19 yang semakin hari semakin menggila.

Pemerintah pusat terus memikirkan ekonomi rakyatnya, dengan berbagai langkah dan program yang dicanangkan, termasuk memberi keringanan atau penghapusan denda piutang masyarakat dihampir setiap bank-bank, baik bank pemerintah maupun bank swasta lainya.

Seperti yang disampaikan oleh salah seorang pengurus PWI Sumbar Zulnadi saat berlangsung Vidcon via zoom dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Minggu (10/5) kemarin sore.

Zulnadi mempertanyakan, bagaimana dengan nasib ASN yang meminjam ke bank, rata-rata 90 persen ASN ini menitipkan SK-nya dan gubernur selaku pemegang saham sudah saat mengirimkan surat ke sejumlah bank di Sumbar ini termasuk Bank Nagari, untuk diberi keringanan kridit kepada ASN bagi mereka yang punya utang di bank.

Menjawab hal itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan, bukan ke Bank Nagari mengirim surat permohonan keriganan itu, tapi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat dan sudah gubernur sudah perjuangkannya. Tapi pihak OJK tidak menyetujui, hanya yang disetujui permohanan ini adalah untuk pelaku Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Bagi ASN yang sudah terlanjur menggadaikan SK-nya di sejumlah perbankan agar selalu bersabar dan jangan panik dalam menghadapi pondemi virus covid-19 ini, dan semua ini merupakan  masalah kita bersama," ujarnya. (Abg)



×
Berita Terbaru Update