Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Asli Chaidir Salurkan 10 Ribu Paket Sembako kepada Warga Terdampak Corona

Selasa, 05 Mei 2020 | 15:45 WIB Last Updated 2020-05-05T08:45:24Z



MENYERAHKAN-Ketua pengajian Ar-Raudhah, Hj. Erliwati Asli didampingi Anggota Komisi VIII DPR, H. Mhd Asli Chaidir, SH menyerahkan paket sembako kepada anggota pengajian dan masyarakat terdampak Corona, secara simbolis, Selasa (6/5). (ist)

Padang, Fajarharapan.com-Masyarakat diharapkan mematuhi anjuran pemerintah terkait upaya memutus mata rantai penyebaran wabah Corona. Jaga jarak, sering cuci tangan dan pakai masker, haruslah diterapkan dalam keseharian.

"Kita harus disiplin dan mengamalkan anjuran pemerintah bahkan ulama lewat Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengimbau hal sama. Dengan mematuhi ini, semoga bencana Corona ini segera berakhir," kata Anggota Komisi VIII DPR, H. Mhd Asli Chaidir, Selasa (6/5) di Padang
di hadapan perwakilan warga yang akan menerima paket sembako dari politisi PAN tersebut.

Asli menyebutkan, musibah wabah Corona telah merontokkan sendi-sendi perekonomian. Gelombang PHK terjadi, pengangguran bertambah dan pekerja informal pun kehilangan pekerjaan. Kondisi ini tidak bisa dielakkan. Untuk menggerakkan perekonomian, perlu diluncurkan
berbagai stimulus.

Dan kondisi itulah, diharapkan di negeri ini, muncul solidaritas dan saling berbagi antar sesama. Yang sesungguhnya hal itu adalah kebiasaan para leluhur untuk selalu bergotong royong dan saling
membantu. Agama pun juga mengajarkan demikian.

Dalam kesempatan itu, Asli membagikan 10 ribu paket kepada masyarakat terdampak wabah Corona, baik yang tergabung dalam kelompok pengajian Ar Raudhah yang anggotanya mencapai 2 ribuan lebih, masyarakat di Piai, Lubuk Begalung dan daerah lain.

Untuk hari itu (Selasa, 6/5), hanya lingkungan Kecamatan Lubuk Begalung sebanyak 1.100 paket yang dibagikan melalui perwakilan yang sudah ditunjuk di Piai, Lubuk Begalung dan ada juga langsung diantar ke rumah-masing. Hari-hari berikutnya juga dilakukan untuk 10 kecamatan lainnya.

"Acara simbolis hari ini, kita batasi yang hadir. Itupun perwakilan yang hadir tetap menerapkan jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Biasanya acara seperti ini, setiap tahun sehari saja kita laksanakan dan yang hadir membludak. Sekarang harus kita ikuti aturan pemerintah," kata Asli dan dibenarkan oleh Ketua pengajian Ar- Raudhah, Hj. Erliwati Asli Chaidir.

Asli mengaku dirinya bersama keluarganya baru bisa membagikan 10 ribu paket sembako. Padahal yang membutuhkan banyak. Makanya di sini, sifat gotong royong perlu digalakkan. Dan di lapangan, sudah banyak para dermawan, parpol dan ormas yang melakukan hal serupa menyalurkan
sembako kepada warga terdampak wabah Corona. (***)

×
Berita Terbaru Update