Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

24 Mei, Pembayaran BLT Dana Desa Optimis Tuntas

Rabu, 20 Mei 2020 | 23:54 WIB Last Updated 2020-05-20T16:54:16Z


Drs. H. Syafrizal, MM


Padang, Fajarharapan.id-Pembayaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Sumatera Barat optimis tuntas sesuai batas deadline 24 Mei 2020 sesuai instruksi Menteri Desa dan PDDT.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumbar, Syafrizal mengatakan, hingga kini baru 295 desa/nagari yang sudah merealisasikan dana BLT dari total 928 desa/nagari, dengan realisasi Rp27, 957 miliar. KK penerima BLT mencapai 39.535 KK yang tersebar di 14 kabupaten/kota.

Meski demikian, pihaknya optimis jelang batas deadline 24 Mei, dana BLT Dana Desa dengan maksimal pagu di 14 kabupaten/kota Rp292 miliar lebih, dapat direalisasikan untuk total penerima BLT, sesuai Permendes nomor 11 tahun 2020 sebanyak 162.674 KK.

Apalagi saat ini, sudah 703 desa/nagari yang sudah melaksanakan musdesus (musyawarah desa khusus). Sisanya 225 desa/nagari dalam dua hingga tiga hari ini dituntaskan. Dari yang sudah melaksanakan musdesus BLT DD, total usulan penerima BLT mencapai 81.621 KK dengan
total anggaran Rp145,2 miliar lebih dengan rincian per KK menerima 600 ribu/bulan selama tiga bulan.

Syafrizal yang akrab disapa Ucok mengatakan, terjadinya perbedaan pencarian BLT tergantung dari kabupaten/kota masing-masing. Selain itu, pihak perangkat desa/nagari ingin data yang mereka ajukan itu benar-benar valid sehingga butuh waktu untuk verifikasi dan validasi.

Apalagi, ada nagari/desa yang mendapatkan alokasi BLT dari Kementerian Sosial, APBD provinsi dan APBD kabupaten/kota.

Tim relawan desa yang terdiri dari gabungan perangkat dan stakeholder di desa/nagari, bekerja totalitas, akuntabel, transparan terkait pendataan ini, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Tim seoptimal mungkin bekerja, agar KK penerima BLT tidak ganda. Dari Dasa Desa terima, dan dari Kemensos terima juga. Ini yang dipilah-pilah dan disisir terus KK yang berhak dapat berdasarkan kriteria tapi kenyataan namanya tak tercantum sebagai penerima BLT.

Jika dalam verifikasi dan validasi di sebuah desa/nagari, KK yang berhak menerima BLT DD, 50 KK
setelah KK penerima BLT lain, terdaftar sebagai penerima BLT Kemensos, BLT provinsi, sementara sudah dialokasikan sesuai aturan untuk 100 KK, maka tetap dicairkan untuk 50 KK. Sisanya tetap menjadi kas desa dan bisa diplot dengan perihal yang sama, untuk tahap II, tergantung
kesepakatan bersama. (***)

×
Berita Terbaru Update