1 Juni, Masuk Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina COVID-19 Sendiri

Jumat, 22 Mei 2020, 01:00 WIB Last Updated 2020-05-21T18:00:05Z


(ilustrasi)

Kuala Lumpur, fajarharapan.id - Ada aturan baru jika hendak memasuki Malaysia di tengah pandemi Virus Corona COVID-19 yang belum mereda. Meski sejumlah negara telah memberlakukan pelonggaran pembatasan.

Semua orang yang memasuki Negeri Jiran itu harus menanggung biaya wajib karantina dan menandatangani surat persetujuan untuk membayar, sebelum mereka melakukan perjalanan ke Malaysia, demikian dikatakan Menteri Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob.

"Aturan ini akan berlaku mulai 1 Juni karena Malaysia akan terus memberlakukan karantina wajib pada mereka yang kembali dari luar negeri untuk mencegah penyebaran Corona COVID-19," tegasnyaKamis (21/5/2020).

Ismail Sabri mengatakan dengan kebijakan terbaru tersebut, warga negara Malaysia yang pulang akan membayar setengah dari ketentuan biaya layanan karantina, sementara nonwarga negara, termasuk pasangan dan anggota keluarga warga negara Malaysia, harus menanggung biaya penuh.  

Majelis Keselamatan Negara Malaysia telah memutuskan bahwa warga negara Malaysia yang pulang dari mancanegara pada masa pandemi Corona COVID-19, harus membayar 50 persen dari biaya karantina sebesar 150 ringgit atau sekitar 500 ribu rupiah per hari. 

Sedangkan yang bukan warga negara harus membayar penuh yakni 150 ringgit atau sekitar satu juta rupiah sehari. 

“Penandatanganan surat persetujuan pembayaran dapat dilakukan di kedutaan besar Malaysia dan komisi tinggi. 

Setelah perjanjian ditandatangani, kantor tersebut akan mengeluarkan surat yang mengizinkan mereka untuk kembali ke Malaysia,” kata Ismail lebih lanjut sebagaimana dikutip pada liputan6.com.

"Kantor Imigrasi akan mengeluarkan arahan kepada semua maskapai penerbangan untuk memastikan penumpang yang ingin turun di Malaysia memegang surat perjanjian tersebut," tambahnya. (*)

Terkini