Setujui Pemotongan Anggaran SKPD Pasaman

Sabtu, 04 April 2020, 15:33 WIB Last Updated 2020-04-04T08:33:52Z


.

Pasaman, fajarsumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Pasaman melaksanakan rapat konsultasi pimpinan, di Kantor DPRD Pasaman, Jumat (3/4/2020), guna manindaklanjuti surat Bupati Pasaman mengenai pemotongan anggaran SKPD minimal 15% untuk pencegahan Covid -19.

Ketua DPRD Pasaman Bustomi,SE menyampaikan, pada prinsipnya seluruh anggota fraksi menyetujui debgan hal tersebut. Dengan catatan, penggunaan anggaran tersebut minta penjelasan kegunaannya ke TAPD dan gugus pencegahan covid 19.

"Kami juga mengimbau bagi perantau yang telah ada di kampung untuk dapat mengisolasi mandiri, juga kita berharap bagi masyarakat untuk mengedukasi, pada intinya kita ingin masyarakat terlindungi", ujarnya.

Danny Ismayana,SP wakil Ketua DPRD mengatakan harus memiliki kesamaan pandangan bahwa keselamatan warga adalah hal yang utama dan pertama di atas segalanya termasuk di atas kepentingan ekonomi, pemda harus bisa menyiapkan anggaran memadai dan proporsional untuk penanganan Covid-19, dimana anggaran tersebut digunakan untuk skala prioritas bukan hanya untuk kegiatan seremonial.

"Pemda harus mendukung 100 % kebutuhan para tenaga medis seperti penyediaan APD, Penyediaan Swab Test, penyediaan ventilator, obat-obatan, ruang isolasi dan fasilitas lainnya termasuk insentif bagi Tim yg bekerja menangani Covid-19, semoga disaat wabah ini, seluruh stakeholder bisa bahu membahu untuk pencegahan Covid-19 di Pasaman", ujarnya

Sementara itu Yulisman ketua Fraksi PAN mengatakan sebab hingga hari ini DPRD belum ada menerima laporan apa saja yang dilakukan oleh Pemda dalam penanganan virus corona. Yang kita tau hanya kulit-kulitnya saja seperti pendirian posko pemantauan virus corona dan pengecekan suhu badan. Selain itu kita belum tau secara resmi apa yang dilakukan pemda, ujarnya.(Afrinaldi)

Terkini

Hukrim

+