Rossi Pilih Tunda Pensiun dari MotoGP

Minggu, 26 April 2020, 23:00 WIB Last Updated 2020-04-26T16:00:02Z


(Valentino Rossi)
Jakarta, fajarharapan.com - Pebalap veteran Valentino Rossi memilih untuk menunda pensiun dari MotoGP setelah musim 2020. The Doctor menganggap tidak adil baginya untuk pensiun dengan tidak menjalani balapan di MotoGP 2020.

Rossi dalam posisi sulit untuk menentukan masa depan. Pandemi wabah virus corona yang membuat MotoGP 2020 terus tertunda membuat pebalap asal Italia itu mengubah rencana. Semula Rossi akan menentukan masa depan setelah beberapa balapan di MotoGP 2020.
Dalam sesi tanya jawab yang digelar Yamaha melalui media sosial, Rossi mengaku hampir pasti akan menunda pensiun. Pebalap 41 tahun itu mengatakan ingin mengambil keputusan sebelum MotoGP 2020 bisa digelar.
"Masalahnya saat ini tidak ada balapan. Saya pikir saya akan mengambil keputusan sebelum balapan, karena ada suasana optimistis kami bisa balapan di Agustus atau September jika semuanya baik-baik saja," ujar Rossi.
"Saya harus mengambil keputusan sebelum balapan. Saya ingin lanjut. Bukan cara terbaik untuk pensiun karena kami juga mungkin tidak balapan di 2020. Akan lebih adil jika saya menjalani satu musim lagi dan mungkin berhenti setelah musim depan. Saya berharap bisa lanjut di 2021," ucap Rossi.

Kontrak Rossi bersama Yamaha berakhir usai MotoGP 2020. Posisi pebalap juara dunia Grand Prix sembilan kali itu akan digantikan Fabio Quartararo. Rossi kemungkinan besar akan tampil bersama tim satelit Petronas Yamaha jika memutuskan untuk menunda pensiun.

"Ini situasi sulit karena pilihan pertama saya adalah tetap lanjut, saya punya motivasi yang cukup dan ingin lanjut. Sangat penting untuk mengetahui level kompetitif, terutama di paruh kedua musim lalu kami sangat menderita. Saya sangat lambat dan tidak mampu bersaing untuk posisi pertama," ucap Rossi.

"Jadi pemikiran saya adalah menjalani satu musim lagi bersama tim pabrikan dan saya butuh waktu untuk memutuskan. Saya butuh lima atau enam balapan untuk mengerti dengan kepala mekanik baru [David Munoz] dan modifikasi dalam tim," ujar Rossi sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.
Yamaha sendiri sudah memastikan akan memberi dukungan Rossi berupa sepeda motor tim pabrikan jika pebalap dengan nomor 46 itu memutuskan untuk lanjut di MotoGP musim depan. (*)

Terkini