Pilkada Serentak Ditunda Jadi 9 Desember 2020

Selasa, 14 April 2020, 19:44 WIB Last Updated 2020-04-14T13:04:46Z




Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si


Jakarta, Fajarharapan.com-Komisi II DPR bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati tanggal pelaksanaan Pilkada Serentak, yaitu 9 Desember 2020.

"Komisi II DPR menyetujui usulan pemerintah terhadap penundaan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 menjadi tang­gal 9 Desember 2020," kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung saat membacakan kesimpulan rapat dengan Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP, Selasa (14/4)).

Sebelum dimulainya kembali tahapan Pilkada Serentak, Komisi II bersama Mendagri serta KPU hingga Bawaslu akan melaksanakan rapat kerja terkait kesiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada 2020. Rapat itu akan dilaksanakan setelah masa tanggap darurat pandemi virus Corona berakhir atau sekitar awal Juni 2020.

Dalam rapat tersebut hadir secara fisik antara lain, Ketua Komisi II Ahmad Doly Kurnia (Golkar), Yaqut Cholil Qoumas (PKB), Guspar­di Gaus (PAN), Mardani Ali Sera (PKS), Wahyu Sanjaya (Demokrat), Junimart Girsang (PDIP), dan Zulfikar Arse Sadikin (Golkar). Sedangkan mitra kerja seperti Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP mengikuti secara virtual.

Dalam RDP ini Mendagri Tito karnavian menjelaskan tentang kondisi terkini tentang persoalan -persoalan perkembangan Covid-19 dan antisipasinya dalam hal penundaan pelaksanaan pilkada serentak .

Gusprdi Gaus dalam tanggapannya meminta Mendagri harusnya mempunyai solusi dan sikap terkait dengan yang terjadi saat ini. "Kita minta agar Kemendagri dapat memberikan usulan kepada Komisi II tentang jadwal penundaan pilkada serentak. Kapan pasnya dan harus menyesuaikan dengan situasi covid -19 yang tengah merebak di negeri tercinta ini. Komisi II nanti akan mengkritisi dan melakukan penajaman terhadap saran, pendapat dan usulan dari Mendagri tersebut," sebut Guspardi.

Politisi PAN ini juga menjelaskan, KPU telah memberikan simulasi dengan tiga opsi waktu penundaan pilkada serentak yaitu, Desember 2020, Maret 2021 dan September 2021. Atas tiga opsi tersebut dan mempertimbangkan banyak aspek akhirnya Komisi II menyetujui usulan pemerintah terhadap penundaan pelaksanaan pemungutan suara pilka­da serentak menjadi 9 Desember 2020.

Ketua Komisi II, Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, sebelum dimu­lainya pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020, Komisi II DPR bersama Mendagri dan KPU akan melaksanakan rapat kerja setelah masa tanggap darurat berakhir untuk membahas kondisi terakhir perkembangan penanganan pandemi COVID-19, sekaligus memperhatikan kesiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada Serentak 2020. (***)

Terkini

Hukrim

+