Malalo Kembali Dihantam Galodo, Empat Rumah Hancur, Dua Warga Hilang

Minggu, 05 April 2020, 10:16 WIB Last Updated 2020-04-05T03:16:15Z


Rumah warga yang rusak akibat galodo di Malalo, Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar (bpbd-td)

Tanah Datar, fajarharapan.com - Musibah kembali menimpa masyarakat di Malalo, bila beberapa waktu lalu galodo menghantam pemukiman masyarakat di Nagari Padang Laweh, kali ini bencana serupa menimpa warga di Jorong Guguak, Nagari Guguak.

Peristiwa itu terjadi Minggu (5/4) sekira pukul 06.20 WIB. Musibah ini terjadi saat daerah di pantai barat Danau Singkarak itu diguyur hujan sejak dinihari. Informasi sementara, terdapat empat rumah yang mengalami rusak berat, dan dua warga belum bisa dievakuasi, karena arus air yang menghanyutkan material batu, tanah, dan kayu masih deras mengalir ke danau.

Salah seorang pemuka masyarakat setempat, Najmuddin M. Rasul membenarkan, galodo sedang melanda perkampungan masyarakat tak jauh dari kawasan bendungan PLTA Singkarak tersebut. “Benar, bencana galodo sedang terjadi di Nagari Guguak, persisnya pada Jorong Guguak. Tapi kita belum bisa memastikan warga yang jadi korban,” katanya.

Hendra BM dari Pusdalops BPBD Kabupaten Tanah Datar juga membenarkan musibah itu. Menurutnya, berdasarkan laporan sementara dari Satgas Penanggulangan Bencana Nagari Guguak, dua rumah warga dipastikan mengalami kerusakan.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat, dua warga yang belum bisa dievakuasi itu, belum diperoleh informasi posisinya, apakah terkena longsoran atau bagaimana. Saat berita ini ditulis, beberapa warga sudah mulai melakukan pencarian terhadap korban
Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar langsung memberangkatkan tim untuk memberikan bantuan darurat.  “Kita langsung berangkatkan kendaraan mengantarkan bantuan darutat untuk para korban yang terdiri dari empat kepala keluarga. Paket bantuannya berisi beras, mi instan, paketan peralatan dapur, peralatan keluarga, terpal, dan matras,” ujar Kepala Seksi Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Tanah Datar, Zainal Abidin Panglimo Sati.

Disebutkan, dua warga yang sampai saat ini masih dalam pencarian bernama Bainar dan Ijun. Sementara korban lainnya, pagi ini langsung menerima paket bantuan darurat di antaranya Numi, Cayo, Sari, Deo, Eti, Alex, Aqya, Zahira, dan Arqan.

Sedangkan keluarga Ponoraman yang juga terdampak musibah, sedang tidak berada di rumah, namun mereka juga akan diberikan bantuan darurat dengan anggota keluarga Silai, Desi, dan Mike. Berikutnya adalah keluarga Linan dengan anggota Enek, Bidin, dan Eko.

Selain merusak empat rumah dan dua warga hingga kini belum ditemukan, musibah galodo kali ini juga memutus jalan provinsi yang menghubungkan Solok dengan Padang Panjang via Malalo. Timbunan material dan pohon tumbang menutupi badan jalan.(ms)

Terkini

Hukrim

+