Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

FraksiI PAN DPRD Padang Peduli, Gotong-royong Kunci Memutus Mata Rantai Covid-19

Minggu, 05 April 2020 | 20:39 WIB Last Updated 2020-04-07T02:30:23Z

Ketua DPD PAN Padang, Hendri Septa bersama Ketua Fraksi PAN DPRD Padang, Asrizal memperlihatkan sikap fraksi terkait penanganan virus Corona. Didampingi Sekretaris DPD PAN, Yandri dan anggota fraksi lainnya, Irawati Meuraksa, Jufri dan Rustam Effendi. 

Padang, Fajarharapan.com - Penyebaran virus Corona dan perkembangannya belakangan sudah memprihatinkan. Tidak ada cara lain, mata rantai penyebarannya harus diputus. Dan itu butuh gotong-royong. Semua pihak harus bahu-membahu mencegahnya.

"Baik pemerintah, aparat TNI/Polri, ormas dan parpol, masyarakat dan elemen lainnya semua harus turun tangan untuk mengatasinya. Tidak bisa diserahkan ke beberapa elemen saja, harus semuanya. Insyaallah, kalau semua komit, badai ini akan cepat berlalu," sebut Ketua DPD PAN Padang, Hendri Septa kepada wartawan kemarin di Padang.

Hendri didampingi Ketua Fraksi PAN DPRD Padang Asrizal, Sekretaris DPD PAN Padang, Yandri dan sejumlah anggota fraksi lainnya, Irawati Meuraksa, Jufri dan Rustam Effendi, semua pihak harus memainkan perannya secara maksimal.

"Virus ini begitu cepat menyebar dan meluas, karena penyebarannya yang sangat mudah dari manusia ke manusia. Dan kita tak bisa tahu soal ini. Solusinya, seperti yang sering disampaikan pemerintah dan aparat, tetap di rumah dan jaga jarak. Ini adalah cara ampuh memutus mata rantai penyebaran virus Corona,"terangnya.

PAN sebagai parpol yang selalu berperan dan turun tangan menyikapi persoalan yang dialami masyarakat, dalam bencana kali ini tetap turun dan tanggap. Melalui fraksi PAN DPRD Padang diambil beberapa sikap dan tindakan untuk mendukung penanganan virus Corona ini.

Antara lain, sebut Asrizal, jika pembangunan kantor DPRD pada tahun ini belum dimulai prosesnya, maka anggarannya sebaiknya dialihkan untuk mendukung percepatan penangananan risiko corona di Padang. Begitu pula, dana pokir yang belum diproses, ditangguhkan dulu dan dialihkan ke penanganan corona.

"Pengalihan alolasi anggaran ini harus sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku dan dapat digunakan untuk membeli APD, insentif tenaga medis maupun bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena dampak virus Corona ini,"terang Asrizal.

Dia menyebutkan, dari kalkulasi pergeseran anggaran baik dari OPD maupun di Sekretariat dewan termasuk dana pokir, ada sekitar Rp100 miliar. Karena itu, Fraksi PAN DPRD Padang meminta betul kepada pemko untuk bekerja profesional, transparan dan tepat sasaran dalam menggunakan anggaran tersebut.

Kemudian, melalui Komisi IV DPRD, juga akan memanggil Baznas Padang dalam rangka memantau, berkoordinasi dan diskusi terkait pemanfaatan dana Baznas agar profesional dan tepat sasaran.

Selanjutnya, Fraksi PAN bersama kader ikut bersama aparat pemerintah untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup sehat dan bersih, disiplin melaksanakan pembatasan kontak langsung secara ketat, termasuk pengumuman lewat masjid/mushalla.

"Buat juga posko pemantauan, penanganan risiko Corona di kelurahan, meningatkan fungsi pengawasan kepada ketua RT dan RW untuk selalu mengawasi dan memantau arus perantau yang datang ke wilayahnya," sebut dia.

Fraksi PAN, sebut Asrizal juga berharap Pemko menyiapkan penginapan yang layak untuk tenaga medis, insentif dan memperhatikan ketersediaan APD yang memenuhi standar.

Sebelum sikap resmi fraksi PAN tersebut, hampir seluruh anggota fraksi PAN DPRD Padang turun ke lapangan, mulai membagikan masker, hand sanitizer hingga penyemprotan disinfektan, termasuk bantuan sembako. "Itu sifatnya spontan untuk menyikapi kondisi masyarakat di dapil masing-masing karena kader PAN sudah dilatih demikian, tanggap dan peduli," katanya.

Ke depan, agar lebih terarah apalagi terkait penanganan dampak dari virus Corona ini seperti pembagian sembako, dikoordinasikan dengan pemko agar benar-benar tepat sasaran. (***)

×
Berita Terbaru Update