Enam Lokasi Disiapkan untuk Karantina Terpadu Jika Kondisi Memburuk di Tanah Datar

Minggu, 12 April 2020, 15:36 WIB Last Updated 2020-04-12T08:49:43Z



Suasana rapat forkopimda yang dipimpin Bupati H. Irdinansyah Tarmizi


Tanah Datar, fajarharapan.com -- Enam lokasi karantina terpadu telah disiapkan, seandainya kemungkinan terburuk menimpa masyarakat Tanah Datar, dalam kaitannya dengan penularan wabah Covid-19. Selain itu, jumlah tempat tidur di ruang isolasi RSUD M. Ali Hanafiah juga ditambah.

Demikian dikatakan Sekdakab Tanah Datar Irwandi, dalam kapasitasnya sebagai koordinator  Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di daerah berjuluk Luhak Nan Tuo, Jumat (10/4), pada rapat koordinasi di rumah dinas bupati, Batusangkar.

‘’Menyiasati kemungkinan terburuk, kita telah mempersiapkan enam lokasi karantina terpadu untuk pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) ataupun yang melakukan kontak dekat dengan pasien yang terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19,’’ ujar Irwandi pada rapat itu, sebagaimana disiarkan Bagian Humas dan Protokoler Setdakab Tanah Datar, Minggu (12/4).

Rapat itu dipimpin langsung Bupati H. Irdinansyah Tarmizi, diikuti jajaran pimpinan Forkoimda, di antaranya Dandim 0307/TD Letkol Edi. S. Harahap, Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariadi, Kepala Kejari Tanah Datar Hardijono Sidayat, dan pejabat lainnya, termasuk Kabag Humas dan Protokol Yusrizal.

Keenam lokasi karantina terpadu itu, menurutnya, meliputi Pusdiklat Kemendagri di Baso, BLK Padang Panjang, Asrama IAIN, Islamic Center Pagaruyuang, Gedung Eks Akper, dan Gedung Nasional Maharajo Dirajo.

Sedangkan untuk kebutuhan ruang isolasi, tegas Irwandi, saat ini sudah dipersiapkan empat tempat tidur dan sedang disiapkan lima tempat tidur lagi di RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar.

Berbicara soal pendataan masyarakat terdampak sosial ekonomi akibat kebijakan yang diambil pemerintah, Irwandi mengatakan, pada dasarnya sudah hampir final. ‘’Verifikasi akhir sedang kita lakukan, bersamaan dengan refocusing anggaran yang sudah selesai, telah pula sampai ke Kemendagri dan dilaporkan ke ketua DPRD. Tinggal menunggu persetujuan Mendagri,’’ jelasnya.

Dalam arahannya, Bupati Irdinansyah berterima kasih dan memberi apresiasi kepada segenap Forkopimda, karena telah memberi dukungan penuh terhadap tim Gugus Tugas, serta telah bekerja keras dari awal pembentukannya.

‘’Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ke depan, kerjasama ini akan kita tingkatkan, seiring dengan diperlukannya langkah cepat dalam menghadapi dampak sosial dan ekonomi, sesuai arahan Mendagri dan lima menteri terkait, serta arahan gubernur Sumbar pada videoconference Kamis, 9 April baru lalu,’’ kata bupati.

Setelah menghimpun berbagai masukan dari peserta rapat, bupati meminta Sekda Irwandi melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, sehingga hasil rapat dapat direalisasikan dengan segera. Kita berharap, kata bupati, penanganan Covid-19 di Tanah Datar dapat berlangsung dengan baik, sehingga penularannya bisa diminimalisir.

Bupati juga menyatakan, bantuan untuk warga terdampak perlu segera direalisasikan, baik yang berasal dari pemerintah pusat maupun pemprov dan Pemkab Tanah Datar.

Sementara terkait Alat Pengaman Diri (APD) petugas, bupati juga meminta agar segera dilengkapi, terutama untuk petugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti posko perbatasan dan puskesmas.(*)

Terkini