Asli Berikan APD dan Masker untuk Rumah Sakit

Senin, 27 April 2020, 16:52 WIB Last Updated 2020-04-27T16:50:10Z





  • Anggota Komisi VIII DPR, H. Mhd Asli Chaidir, SH memberikan bantuan APD dan perlengkapan lainnya untuk tenaga medis di rumah sakit Aisyiyah Padang yang diterima oleh Direktur nya, Dr. Zubir.


Padang, Fajarharapan.com-Kepedulian terhadap sesama dan tanggap dengan apa yang terjadi, kembali diperlihatkan Anggota Komisi VIII DPR, H. Mhd Asli Chaidir, di tengah wabah Corona saat ini.

Senin (27/4), politisi PAN ini memberikan Alat Pelindung Diri (APD), masker dan sarung tangan
kepada rumah sakit Aisyiyah Padang. Penyerahan itu dilakukan Asli di halaman depan rumah sakit tersebut dan diterima Direkturnya, Dr. Zubir.

Asli menyebutkan, dalam kondisi menghadapi wabah Corona saat ini,  rumah sakit sangat membutuhkan APD, masker, sarung tangan dalam rangka menjalani tugasnya sebagai tenaga medis sesuai standar WHO.

Tapi kenyataan di lapangan, stok terbatas dan persediaan di rumah sakit minim pula. Karenanya
berbagai pihak, baik pemerintah, wakil rakyat, parpol dan lainnya menyalurkan bantuan dimaksud.

"Hari ini, kami menyalurkan bantuan APD, masker dan sarung tangan untuk tenaga medis di rumah sakit Aisyiyah. Semoga bermanfaat dan wabah Corona cepat berlalu," kata Asli.

Direktur RS Aisyiyah Dr. Zubir usai menerima bantuan dari politisi PAN itu, mengucapkan terimakasih. Ia mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang disalurkan tersebut. Apalagi untuk tenaga medis yang menangani pasien, diwajibkan memakai perlengkapan standar WHO seperti APD, masker dan sarung tangan.

Bantuan untuk RS Aisyiyah yang diberikan Asli rinciannya, 22 set APD, sarung tangan 2 boks, masker 200 buah.

Selain itu, Asli juga memberikan 1.000 masker kepada Dinas Sosial Padang yang diterima oleh Sekrataris Dinsos, Yosrizal. Tidak saja kepada rumah sakit dan Dinas Sosial, mantan ketua DPW PAN Sumbar dua periode ini juga menyerahkan 200 masker untuk masyarakat di Bandar Buat dan 500 masker untuk masyarakat Kuranji.

"Pemerintah mengharuskan masyarakat pakai masker, apalagi keluar rumah, tapi masker terbatas bahkan di daerah pelosok, masih banyak yang belum pakai masker. Karena itu, masker juga diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," terangnya. (***)

Terkini