Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Wisma Atlet Jadi RS Darurat Corona Mulai Hari Ini

Senin, 23 Maret 2020 | 06:00 WIB Last Updated 2020-03-23T04:56:25Z

(wisma atlet jadi RS darurat corona)
Jakarta, fajarharapan.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, memastikan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, siap menampung pasien positif virus corona mulai Senin (23/3/2020) besok.


Basuki menyatakan peningkatan (upgrade) Wisma Atlet menjadi RS Darurat Penanganan Covid-19, rampung 100 persen. Sementara untuk instalasi peralatan media, menurut Basuki, tengah dilakukan dan akan selesai hari ini (22/3/2020).

"Besok Senin (23/3/2020), InsyaAllah kita akan mulai operasionalnya," kata Basuki.

Basuki menambahkan, gladi resik untuk protokol pengaturan lalu lintas orang pun akan diatur oleh Kementerian Kesehatan, sementara operasionalnya akan dibantu oleh TNI, Kepolisian, dan relawan di bawah komando Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Basuki menyebut kegiatan pembersihan seperti penyemprotan disinfektan di Wisma Atlet telah dilakukan pada Sabtu (21/3/2020) kemarin. Modifikasi perbaikan dan persiapan ruang laboratorium, farmasi, radiologi, dan ICU juga telah selesai.

"Modifikasi perbaikan sedikit di lantai 1,2, dan 3 pada tower 7 yang akan dimanfaatkan sebagai RS Darurat dilengkapi dengan ruang laboratorium, farmasi, radiologi, dan ICU semua sudah siap," kata Basuki.

Di kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan, RS Darurat COVID-19 diperuntukkan untuk pasien positif virus Corona yang kondisi sakit ringan. Hal itu dilakukan agar rumah sakit rujukan Corona bisa fokus untuk menangani pasien dengan kondisi sakit berat.

"Rumah Sakit yang akan melakukan seleksi, mana yang bisa dirawat di Wisma Atlet. Untuk tenaga medis saya cek sudah siap semua," ujarnya.

Dari 10 unit bangunan yang ada di Wisma Atlet Kemayoran, Kementerian PUPR menyiapkan 4 tower untuk digunakan sebagai RS Darurat yakni tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10.

Sementara tower 6 secara utuh mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang. Sementara, satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga orang pasien sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Adapun tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Pada lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang bersantai. Sedangkan lantai 4 sampai 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas di tower 7 adalah 886 unit dengan kapasitas ruang rawat maksimum adalah 2.458 pasien. (*)

×
Berita Terbaru Update