Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Satu Pasien Suspect Corona Covid-19 di Padang Meninggal

Sabtu, 14 Maret 2020 | 05:00 WIB Last Updated 2020-03-13T22:00:07Z


(pemeriksaan kesehatan)

Padang, fajarharapan.com - Satu orang pasien yang diduga terjangkit virus corona atau Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Sumatera Barat pada Jumat (13/3/2020) setelah diisolasi selama tiga hari.

Pasien tersebut diketahui pulang umrah pada 7 Maret 2020, kemudian berselang tiga hari yang bersangkutan merasakan gejala demam, batuk, sesak nafas pada 10 Maret 2020 dan dirujuk hari itu juga ke RSUP M Djamil Padang.

"Arab Saudi juga terdampak Covid-19, sehingga pasien berpotensi terjangkit virus tersebut saat di sana," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumbar, Linarni Jamil, Jumat (13/3/2020).

Sebelumnya pihak RSUP M Djamil Padang menyebut pasien diduga terjangkit Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (Mers CoV) yang ditularkan dari unta ke manusia.

Namun hal itu dibantah Dinkes Sumbar, Linarni menjelaskan kecil kemungkinan pasien terjangkit Mers Cov karena pasien tidak pernah kontak langsung dengan hewan unta.

Namun untuk memastikannya, lanjut dia harus menunggu hasil swab tenggorokan dan hidung pasien yang sudah dikirim ke laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan.

"Kita tunggu hasil dari laboratorium dulu untuk memastikannya," ujarnya.

Tim medis menangani pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau COVID-19 di ruang isolasi Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2020). RSUP Persahabatan tengah menangani 31 pasien dalam pemantauan dan pengawasan dari potensi terpapar virus corona. 

Kemudian ia mengatakan pasien yang meninggal ini juga memiliki riwayat penyakit lain yaitu diabetes melitus tipe dua.

Untuk penanganan pasien yang meninggal di RSUP M Djamil saat ini dilakukan secara ketat sejak keluar ruang isolasi. Pemandian jenazah juga langsung dilakukan di rumah sakit.
"Ini untuk hal mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Linarni menambahkan bagi masyarakat atau yang pernah kontak langsung dengan pasien, akan dilakukan survei.

"Ini petugas di daerah akan turun, tapi tindakan ini setelah hasil swab keluar dan dinyatakan positif," ucapnya.

Sementara Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang Gustavianof mengimbau masyarakat agar tidak perlu cemas dengan isu virus corona dan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin melakukan pemeriksaan sebagaimana dikutip pada liputan6.com.

Selain itu RSUP M Djamil, tambahnya siap menerima pasien yang dicurigai terjangkit virus yang sedang merebak, ruangan isolasi RSUP juga memadai untuk dilakukan perawatan. (*)

×
Berita Terbaru Update