Notification

×

Horizontal

Iklan

RS Wisma Atlet Rawat 389 Pasien, 79 Positif Corona

Minggu, 29 Maret 2020 | 06:00 WIB Last Updated 2020-03-29T14:07:52Z

(ilustrasi)

Jakarta, fajarharapan.com - RS Darurat Wisma Atlet kini telah merawat total 389 pasien terkait COVID-19, demikian disampaikan Kasdam Jaya sekaligus Wakil Kopasgabpad RS Darurat Brigjen TNI M Saleh.

"Total rawat inap 389 orang, pria sebanyak 242 orang, wanita 147 orang," kata Saleh, seperti yang dikutip dari Antara pada Minggu (29/3/2020).

Dari jumlah tersebut sebanyak 79 orang kini berstatus positif COVID-19, 86 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), sedangkan 224 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).
Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (23/3/2020).

RS tersebut memiliki total kapasitas untuk menampung 12 ribu orang.

Menurut laman resmi corona.jakarta.go.id, pada Minggu tercatat terdapat 1.155 kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta.

Dari jumlah tersebut, 994 orang sedang menjalani perawatan, 59 orang dinyatakan sembuh, dan 102 meninggal dunia.

Setelah Wisma Atlet, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi juga mengatakan pihaknya menyiapkan asrama haji sebagai RS Darurat untuk pasien Virus Corona COVID-19.

"Sesuai arahan Menteri Agama, bahwa Kemenag siap untuk back up kebutuhan rumah sakit (RS) darurat dalam menghadapi wabah virus COVID-19, dengan menyediakan asrama haji sebagai alternatif pilihan," kata Zainut, seperti yang dikutip dari Antara pada Minggu (29/3/2020).

Dia mengatakan Kemenag memiliki sebanyak 16 asrama haji yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu asrama haji yang sudah mulai dioperasikan adalah Asrama Haji Pondok Gede di Jakarta Timur untuk membantu pelayanan pasien COVID-19 di RS Haji Pondok Gede.

Gedung utama Asrama Haji Pondok Gede digunakan sebagai fasilitas perawatan pasien dalam pengawasan (PDP).

Untuk sementara, fasilitas asrama haji yang digunakan sebanyak 70 kamar guna keperluan mengarantina orang yang berstatus PDP, dirawat sambil menunggu kepastian akan hasil tes COVID-19 sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Ketika sudah dinyatakan terkonfirmasi positif infeksi COVID-19 akan dirujuk ke rumah sakit rujukan. (*)
×
Berita Terbaru Update