Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bibit Tanaman Perkebunan Dibagi-bagi

Kamis, 05 Maret 2020 | 09:00 WIB Last Updated 2020-03-05T05:26:55Z


.
Tanah Datar, fajarharapan.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanah Datar memanfaatkan setiap momen dengan sebaik-baiknya, termasuk dalam hal menyalurkan bantuan guna pengembangan ekonomi masyarakat.

Hal itu pulalah yang dilakukan Dinas Pertanian setempat, saat berlangsungnya acara pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-17 yang dilaksanakan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Datar, kemarin, di Lapangan Sepak Bola Nagari Kumango, Kecamatan Sungai Tarab.

Bantuan yang disalurkan pada momen itu adalah dalam bentuk bagi-bagi bibit tanaman perkebunan, terdiri dari 500 batang bibit cengkeh, kakao (500), durian (50), jeruk (50), sirsak (100), petai (50), dan jengkol sebanyak seratus batang.

Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Emi Irdinansyah menyatakan, pihaknya berterima kasih kepada pemerintah daerah, karena telah mendukung dan membantu usaha-usaha yang dilakukan lembaga yang dia pimpin, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi keluarga, salah satunya dengan membagi-bagi bibit tanaman perkebunan tersebut.

“Kegiatan BBGRM ini akan berlangsung sebulan penuh. Agendanya mencakup pencatatan, pelaporan, pembinaan warga, memotivasi, dan meningkatkan semangat kerja para kader PKK. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan kesejahteraan keluarga, menumbuhkembangkan swadaya, dan membangun partisipasi masyarakat dalam menjalankan 10 program pokok PKK,” katanya.

Emi menyebut, berkat dukungan semua pihak, Kabupaten Tanah Datar berhasil meraih posisi sebagai Juara I tingkat nasional, melalui kegiatan yang dilaksanakan di UP2KPKK Pelangi Nagari Situmbuak, juara I Pola Asuh Anak dan Remaja Tingkat Sumbar yang diraih kader PKK di Nagari Balimbiang, dan kini sedang bersiap-siap mengikuti penilaian tingkat nasional.

Pada tahun 2020 ini, katanya, Kabupaten Tanah Datar juga berhasil menjadi juara I tingkat Sumbar di ajang Lomba Dasawisma Berprestasi. Prediket juar terbaik itu diraih Dasawisma di Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas.

Wakil Bupati H. Zuldafri Darma dalam arahannya menjelang kegiatan pencanangan menyatakan, gotong royong merupakan ciri khas budaya bangsa Indonesia. Namun seiring dengan perkembangan waktu dan pengaruh budaya dari luar, tuturnya, kini semangat itu sudah mulai memudar.

“Bukan saja semangat gotong royong, ada serangkaian keunggulan warisan budaya Minangkabau yang juga turut luntur, misalnya kepekaan sosial, tegur sapa, cengkrama, dan saling membantu,” ujarnya.

Dia berharap, melalui kegiatan BBGRM diharap akan dapat membangun kembali semangat kegotongroyongan dan swadaya masyarakat, sehingga pelaksanaan pembangunan di level warga dapat berkembang terus. Pembangunan pun bisa dilakukan dengan efektif, efesien, dan berhasil guna.

“Dengan dicanangkannya kegiatan ini, kami berharap akan dapat memelihara dan menggelorakan semangat gotong royong di tengah masyarakat, memupuk kembali jiwa sosial yang mulai tergerus perkembangan arus globalisasi,” katanya. (*)

×
Berita Terbaru Update