Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

WNI dari World Dream Tiba di Sebaru Siang Ini

Jumat, 28 Februari 2020 | 19:00 WIB Last Updated 2020-02-29T15:22:07Z

(pulau sebaru)
Jakarta, fajarharapan.com - Sebanyak 188 warga negara Indonesia (WNI) yang telah dipindahkan dari kapal pesiar World Dream ke KRI Soeharso dijadwalkan tiba di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, pukul 14.00 WIB. Mereka akan menjalani karantina dan observasi risiko virus corona (Covid-19).

"Menjelang kedatangan mereka nanti kurang lebih jam 14.00 WIB, kami sudah siapkan semuanya, pagi ini sudah mencapai 95 persen untuk di ring 1," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono, di Pulau Sebaru Kecil, Jumat (28/2/2020).

Yudo mengatakan saat ini tim gabungan hanya tinggal menyelesaikan hal-hal kecil untuk mendukung kegiatan observasi, seperti pemasangan tower Base Transceiver Station (BTS).

"Ini tinggal kita sempurnakan, sehingga nanti selesai (salat) Jumatan, sudah selesai semua dan tempat ini steril, yang tidak berkepentingan akan keluar dari pulau ini, sehingga kegiatan observasi dapat terlaksana dengan baik," ucap dia.

Selain itu, ia mengatakan helipad telah dibuat untuk mempermudah akses transportasi ke pulau. Saat ini kondisinya juga sudah siap digunakan.

"Helipad yang disiapkan di pantai, maupun yang di KRI Banda Aceh, bisa untuk standby heli, termasuk di pulau depan akan standby heli, jadi nanti ada 3 heli yang standby disini," kata dia.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengklaim fasilitas untuk observasi 188 WNI ABK Kapal World Dream di Pulau Sebaru Kecil lebih baik dari fasilitas observasi 238 WNI di Pulau Natuna beberapa waktu lalu.

"Seperti yang sudah dilihat tadi di Pulau Sebaru ini lebih baik lah. Kalau sekarang ini tempat tidur ya kan, yang disekat-sekat, jadi jauh lebih nyaman dibandingkan dengan Natuna," kata Direktur Pengelolaan Logistik dan Perencanaan BNPB Rustian di Pulau Sebaru, Kamis (27/2/2020).

Selain itu, di Pulau Sebaru juga dipasang Wi-Fi. Fasilitas itu dibangun untuk menguatkan jaringan komunikasi di Pulau Sebaru Kecil sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

Tenaga kesehatan juga disiapkan mulai dari dokter hingga tenaga ahli di Pulau Sebaru Kecil selama masa observasi. Kementerian Kesehatan menugaskan 39 dokter spesialis untuk melakukan observasi terhadap 188 WNI dari kapal pesiar World Dream. (*)

×
Berita Terbaru Update