Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Penerapan Pembelajaran STEAM, Dorong Siswa Kreatif

Jumat, 28 Februari 2020 | 12:14 WIB Last Updated 2020-02-28T05:14:19Z


 
(workshop)

Padang, fajarharapan.com - Para guru digenjot menggunakan pembelajaran di sekolah  secara  terintegrasi melalui science technologi art and mathematics (STEAM). Hal itu untuk memacu para guru agar kreatif serta mendorong siswa berpikir kritis.

Hal itu dikatakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumbar, Darmalis saat membuka workshop model pembelajaran science technologi art and mathematics (STEAM) yang digagas IGTKI-PGRI Sumbar di Hotel Grand Inna, Padang, Jumat (28/2).


Workshop dengan peserta 515 guru TK se-Sumbar yang dilangsungkan selama dua hari (28-29/2) tersebut dimaksudkan untuk pendekatan pembelajaran terpadu yang mendorong siswa untuk berpikir lebih luas. Sekaligus mendukung pengalaman belajar yang berarti dan pemecahan masalah.


Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang yang diwakili Kabid Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal (PAUDNI), AH. Azmi dan guru TK utusan dari IGTKI-PGRI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.


Menurut Darmalis, dengan kemajuan teknologi dan tantangan era zaman sekarang ini, sehingga harus ada perubahan cara pengajaran guru pada siswa. Pada STEAM diajari bagaimana dari penentuan masalah, lalu guru mengajak siswa untuk melakukan urun solusi. Yang intinya mendorong siswa agar lebih kreatif, inovatif dan mengeluarkan gagasan serta pendapat.


Pada workshop untuk meningkatkan karakter seni dan kreatifitas guru TK se-Sumbar bersama ceria bocah dan greebel tersebut, Darmalis mengimbau guru mengingat pentingnya pelatihan tersebut diharapkan peserta agar serius mengikutinya dan menyerap ilmu yang diberikan dari nara sumber.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang yang diwakili Kabid PAUDNI, A.H. Azmi mengapresiasi workshop yang digagas IGTKI-PGRI Sumbar tersebut. "Ini salah satu langkah untuk kemajuan guru dan mengubah cara berpikir tenaga pendidik sekaligus mendidik murid agar lebih kreatif dan berinovasi saat belajar," ujarnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Sumbar, Irma Candra Dewi yang juga Kepala TK Telkom, Padang tersebut juga mengharapkan kepada guru TK peserta workshop agar menggunakan kesempatan itu sebaik-baiknya. 


"Saya berharap kepada peserta agar serius mengikuti kegiatan ini. Kita sudah tinggalkan anak didik di sekolah dan keluarga di rumah, demi mendapatkan ilmu. Marilah pergunakan waktunya agar ilmu yang diberikan nara sumber nanti bisa diserap kemudian dikembangkan di sekolah tempat kita mengajar," pesannya.


Menurutnya STEAM, sebuah pendekatan pembelajaran terpadu yang mendorong siswa untuk berpikir lebih luas tentang masalah di dunia nyata. 


Steam juga mendukung pengalaman belajar yang berarti dan pemecahan masalah dan berpendapat bahwa sains, teknologi, teknik, seni dan matematika saling terkait. Pada workhsop yang dilangsungkan selama dua hari tersebut IGTKI-PGRI Sumbar mendatangkan empat nara sumber dari Jakarta. (ab)

×
Berita Terbaru Update