Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Lahan Pertanian Terus Berkurang di Sumbar Setiap Tahunnya

Sabtu, 29 Februari 2020 | 15:00 WIB Last Updated 2020-02-29T15:14:12Z

(lahan pertanian)
Padang, fajarharapan.com - Seiring berkembangnya pembangunan rumah di sejumlah daerah di Sumatera Barat, berdampak buruk kepada kondisi lahan sawah produktif. Dari waktu ke waktu, terus terjadi penyusutan, bahkan tiap tahun lahan sawah jadi perumahan mencapai 10.000 hektare jadi perumahan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat, Candra mengatakan, kondisi alih fungsi lahan produktif menjadi kawasan perumahan dapat dikatakan dalam kondisi mengkhawatirkan. Hal tersebut terjadi karena tidak tegaknya aturan tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Padahal dalam aturan RTRW itu jelas, bagi yang mendirikan bangunan di atas lahan produktif bisa dipidana. Tapi kenyataannya sekarang itu, lahan produktif seakan jadi sasaran mendirikan bangunan rumah atau perumahan,” katanya, Jumat (28/2/2020).

Menurutnya, alasan yang membuat lahan sawah produktif menjadi kawasan perumahan, karena letaknya yang strategis di tepi jalan, serta memiliki hamparan yang luas tanpa ada pohon-pohon besar yang mengganggu pembangunan rumah.

“Padahal, kondisi tersebut sangat disayangkan karena dapat mempengaruhi target produksi padi di Sumatera Barat,” tambahnya. (ab)

×
Berita Terbaru Update