Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jangan Ada Api dalam Sekam pada Pilkada Serentak

Kamis, 27 Februari 2020 | 12:33 WIB Last Updated 2020-02-27T05:33:31Z
Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya SE

Lubuk Sikaping, fajarsumbar.com - Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya SE menyatakan, pihaknya optimistis penyelanggaraan Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Pasaman akan berjalan damai, aman, dan sukses.

Kendati demikian, menurut AKBP Hendri, pihaknya akan berupaya keras agar jangan sampai terjadi apa yang disebut dengan ''api dalam sekam.'' 

''Karena tingkat kesadaran berpolitik dan berdemokrasi masyarakat di Pasaman makin membaik, seiring dengan kian meningkatnya kualitas SDM (sumber daya manusia) masyarakat, kita optimistis penyelenggaraan Pilkada 
Serentak 2020 di daerah ini akan berjalan sebagaimana diharapkan,'' kata Hendri di Lubuk Sikaping, Kamis (27/2/2020).

Tambahan lagi, menurut AKBP Hendri, dari hasil pemetaan menunjukkan bahwa di Pasaman hanya termasuk ke dalam kategori rawan jauh. Apa yang disebut dengan rawan konflik atau kawasan yang rawan terjadinya sengketa dalam  konteks penyelenggaraan pilkada, mudah-mudahan tidak ada,'' tandasnya. 

''Kendati demikian, kita tetap melakukan penggalangan dan pendeteksian oleh jajaran intel untuk selalu melakukan pemantauan agar tidak terjadi konflik,'' sebutnya.

Untuk menyukseskan pesta demokrasi yang dihelat sekali lima tahunan itu, menurut AKBP Hendri, di Pasaman akan segera digelar Deklarasi Pemilu Damai dengan melibatkan seluruh komponen di tengah masyarakat, baik alim ulama, tokoh adat, pemuda-pemudi, ormas, tokoh agama, LSM (lembaga swadaya masyarakat), dan lainnya.

''Penyelenggaraan Deklarasi Pemilu Damai ini akan dilakukan berbarengan dengan kegiatan olahraga forkopimda, stake holder, dan lainnya,'' katanya.
''Kita akan deklarasikan pemilu Aman, Damai dan Saiyo dan Badunsanak di Pasaman,'' kata AKBP Hendri, sambil menjelaskan deklarasi direncanakan pada waktu dekat ini, menurut AKBP Hendri, bagaimana semua  komponen yang ada menjaga pemilu yang kondusif, mulai dari tingkat RT sampai ke level kabupaten. 

''Semua pihak yang terlibat deklarasi itu diajak untuk sepakat mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Pasaman,'' ungkapnya.

Saiyo, menurut Kapolres, merujuk komposisi penduduk Pasaman yang heterogen. ''Intinya, bagaimana struktur penduduk yang majemuk itu tetap satu visi dalam menghadapi pilkada. ''Kendati berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tapi semua pihak tetap satu kata untuk menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila,'' tandasnya.

Sementara Badunsanak, menurut AKBP Hendri, penjabarannya adalah semua unsur di Pasaman pada dasarnya adalah bersaudara. ''Kalau ada ketersinggungan akan segera dicarikan jalan pemecahannya sehingga tidak menjadi berlarut-larut,'' sebutnya. ''Kita tidak ingin terjadi seperti apa yang disebut dengan 'api dalam sekam'. Sebuah persoalan yang terjadi jangan sampai dibiarkan menjadi bom waktu,'' ungkap AKBP Hendri.

AKBP Hendri juga menjelaskan, untuk kepentingan pengamananan, pihaknya akan menerjunkan sebanyak 300 lebih personil polisi, baik dari lingkungan Mapolres Pasaman maupun dari polsek-polsek yang ada di wilayah hukum Mapolres Pasaman. (syf)
×
Berita Terbaru Update