Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Infrastruktur Pendidikan Tentukan Kualitas Anak Didik

Selasa, 04 Februari 2020 | 16:48 WIB Last Updated 2020-02-16T05:32:27Z

Anggota Komisi V DPRD Sumbar, H. Nofrizon memberikan penjelasan kepada perwakilan kepala sekolah SMA se-Agam dan Bukittinggi di ruang pertemuan Komisi V DPRD Sumbar, Selasa (4/2). 


PADANG - Infrakstruktur pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas anak didik. Tanpa infrastruktur yang memadai, otomatis proses belajar-mengajar (PBM) tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

"Sehebat apapun guru mengajar dan secerdas apapun anak didik yang diajarkan, tanpa didukung infrastruktur pendidikan yang memadai, maka tidak didapatkan hasil yang maksimal," kata Anggota Komisi V DPRD Sumbar, H. Nofrizon, Selasa (4/2) d gedung DPRD Sumbar.

Usai menerima perwakilan kepala sekolah (kepsek) SMA se-Agam dam Bukittinggi, politisi Demokrat ini mengungkapkan, para kepsek sepakat untuk tingkatkan mutu sekolah, baik peningkatan SDM guru maupun PBM yang lebih variatif dan nuansa pendidikan berkarakter ditambah bobotnya.

Hanya saja, dalam PBM itu, masih ditemui kendala berupa infrastruktur pendidikan, yang di lapangan, ternyata kekurangan infrastruktur sekolah berbeda-beda. Ada yang kekurangan ruang belajar, laboratorium hingga kepada sistem komputerasi.

"Kita berharap kepada Dinas Pendidikan untuk menyinkronkan kebutuhan sekolah dengan program Dinas Pendidikan. Apalagi sekarang, penerima manfaat program, wajib menerapkan by name
by address. Tidak bisa sembarangan apalagi diakal-akali," sebutnya.

Politisi yang manggung di DPRD Sumbar sejak 2009 hingga kini menuturkan, perlunya sinkronisasi kebutuhan dan program, selain dalam rangka memenuhi kebutuhan sekolah, juga tidak menjadi temuan dalam pemeriksaan nantinya.

Selain infrastruktur untuk mendukung PBM, Nofrizon berharap pendidikan berkarakter yang didengung-dengungkan pemerintah, mesti disikapi dengan kelengkapan fasilitas di sekolah.
Misalnya saja, disuruh siswa shalat berjemaah di mushalla sekolah. Sedangkan ukurannya mushalla kecil, praktis siswa sedikit yang bisa salat berjemaah. (***)
×
Berita Terbaru Update